pencarian berita:
Jurnal Nasional - Jum'at, 14 Oktober 2011 halaman 25
 
Alamat
Pilih halaman:
Date:
Cls
DKI Larang Iklan Rokok
Jakarta | Jum'at, 14 Oktober 2011
Rusman

BADAN Pengelola Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta meminta Inasoc selaku panitia penyelenggara tidak menyertakan iklan rokok dalam pelaksanaan SEA Games XXVI/2011 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang, Sumatera Selatan, 11-22 November 2011.


"Larangan penyertaan iklan rokok, seiring dengan pemberlakuan kawasan bebas rokok di areal yang akan dijadikan lokasi perhelatan pesta olahraga terbesar di kawasan Asia Tenggara tersebut," kata Kepala Bidang Penegakan Hukum BPLHD DKI Jakarta Ridwan Panjaitan kepada wartawan di Balai Kota, kemarin.


"Pada pelaksanaan SEA Games sebelumnya, juga diterapkan peraturan serupa dan pemerintah kota setempat melarang disertakan iklan rokok," kata Ridwan.


Ridwan mengharapkan, panitia juga tidak menyertakan iklan rokok dalam perhelatan ini. "Kami berharap tidak ada sponsor dari rokok. Kami memberikan masukan ini kepada Inasoc, karena perda yang kami miliki belum menyentuh sponsor. Pemprov DKI Jakarta juga menyatakan daerah segitiga emas (Kuningan, Jalan MH Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman) bebas dari billboard rokok," ujarnya.


Dikatakan Ridwan lagi, larangan merokok juga diterapkan bagi atlet, ofisial, wasit, penonton maupun petugas keamanan di dalam area pertandingan. "Aturan serupa juga dilaksanakan saat SEA Games digelar di Filipina dan Thailand. Kami berharap aturan tersebut bisa dilaksanakan dengan komitmen bersama," tuturnya.


Ridwan mengungkapkan, larangan merokok ini juga sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) No 88 Tahun 2010 tentang Kawasan Dilarang Merokok (KDM). "Dengan pergub tersebut penyelenggaraan SEA Games di Jakarta harus bebas dari asap rokok," ujarnya.

Ridwan berharap larangan merokok berlaku di 24 venue, 28 hotel dan restoran, 28 rumah sakit rujukan serta 65 mal di wilayah DKI Jakarta. "Pemda juga akan merekrut sebanyak 300 mahasiswa guna memantau larangan merokok ini. Sanksi yang akan diterapkan berupa teguran simpatik," tambahnya.

close
copyright © 2011 PT. Media Nusa Pradana