pencarian berita:
Jurnal Nasional - Jum'at, 03 Mei 2013 halaman 23
 
Alamat
Pilih halaman:
Date:
Cls
Arena
 | Jum'at, 03 Mei 2013
Ahmad Muhajir

Tenis Sulses Pesimistis Hadapi Popnas

Tim tenis Sulawesi Selatan (Sulsel) pesimistis untuk bisa bersaing dan meraih prestasi di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) di Jakarta, September 2013. Mereka lebih bersikap realitis karena persiapan atlet yang tidak maksimal.

Minimnya perhatian sejumlah pihak hingga jarangnya digelar kejuaraan di Sulsel makin menghambat kemampuan atlet. "Di Pulau Jawa memang cukup rutin digelar kejuaraan tapi kita tetap sulit kesana karena terkendala anggaran. Sebaliknya di Sulsel justru lebih memprioritaskan kejuaraan kategori veteran dibandingkan kelompok umur," jelas Pelatih Tenis Sulsel, Jabir di Makassar seperti dikutip Antara, kemarin.

Menurut dia, Sulsel pada dasarnya memiliki banyak potensi atlet yang bisa diandalkan di kejuaraan nasional. Namun karena minimnya perhatian dan kejuaraan sehingga potensi atlet tidak dapat dimaksimal. Kondisi seperti itu sudah berlangsung sejak beberapa tahun dan tanpa perubahan hingga sekarang. Inipun yang membuat dirinya tidak begitu optimistis dapat mempersembahkan hasil maksimal pada Popnas 2013.

Pada pelaksanaan Popwil 2012 yang merupakan ajang seleksi Popnas 2013, tim Sulsel berhasil meloloskan empat atlet perorangan. Keempat atlet yakni Resky Jabir, M Aswar, Arfiani, serta Indah Permatasari. Keberhasilan empat atlet meraih tiket Popnas sekaligus menjaga tradisi Sulsel selalu tampil di Popnas. Keberhasilan meraih tiket perorangan juga sebagai penawar kegagalan meraih tiket kategori beregu. Muhajir

Hadapi Kejurnas , Riau Seleksi Judoka

Pengurus Provinsi Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Riau menyaring sejumlah atlet potensial di sejumlah sekolah di provinsi itu untuk menghadapi Kejurnas 2013. Sosialisasi seleksi juga dilakukan ke sekolah-sekolah.

"Kami melakukan sosialisasi dan menyaring sejumlah atlet berbakat menghadapi Kejurnas 2013 melalui pimpinan tiap-tiap sekolah," kata Sekum PJSI Riau Yudesmon di Pekanbaru seperti dikutip Antara, Kamis (2/5).

Menurut dia, pihaknya sudah mendatangi pimpinan sejumlah sekolah untuk melakukan sosialisasi menyaring atlet berbakat agar mereka bersedia berlatih mempersiapkan mengikuti berbagai kejuaraan. Bahkan atlet berbakat juga mendapatkan pelatihan secara berkesinambungan dan tentunya tidak bentrok dengan jadwal sekolah.

Dia mengatakan bagi pelajar yang berminat untuk latihan judo dipersilahkan untuk datang ke Sekretriat PKM Kampus Universitas Riau, kawasan Gobah, Pekanbaru. Namun untuk pembinaan mendatang pihaknya juga akan mendatangi sejumlah sekolah yang berada di tiap kabupaten dan kota di Riau. Muhajir

close
Jakarta

Junaidi Ibrahim menjadi pegolf nasional yang tampil paling ‘mendingan‘ di putaran pertama.

copyright © 2011 PT. Media Nusa Pradana