pencarian berita:
Jurnal Nasional - Rabu, 26 Desember 2012 halaman 23
 
Alamat
Pilih halaman:
Date:
Cls
Skuad Korea Terbuka Tak Diliburkan
Jakarta | Rabu, 26 Desember 2012
Ahmad Muhajir

Para pebulutangkis penghuni Pelatnas mendapatkan jatah libur hari raya Natal dan Tahun Baru selama dua minggu. Sebagian penghuni Cipayung pun dipulangkan ke klub masing-masing. Namun, itu tidak berlaku bagi pemain utama yang harus mempersiapkan diri untuk bertarung di dua kejuaraan penting pada awal 2013.


Jatah libur libur pemain Pelatnas sendiri dimulai pada tanggal 23 Desember 2012 hingga 6 Januari 2013 mendatang. Pada tanggal 7 Januari 2013 semua atlet akan dipanggil kembali ke pusat pelatihan dan berlatih.


“Pelatnas akan diliburkan sampai awal Januari mendatang. Tapi bagi mereka yang akan berangkat ke turnamen Korea dan Malaysia Open, tetap berada di pelatnas untuk latihan” kata Sekretaris Jenderal PB PBSI, Koesdarto Pramono.


Korea Terbuka yang akan digelar 8-13 Januari 2013 merupakan turnamen pembuka musim ini. Kemudian disusul Malaysia Terbuka. Para pemain utama yang dipersiapkan tampil pada kedua event Korea tersebut tetap menjalani latihan di pelatnas.


Sebelumnya, Ketua Umum PBSI 2012-2016 yang baru dilantik pertengahan Desember lalu, Gita Wirjawan mengatakan bahwa kedisiplinan pada atlet akan menjadi salah satu hal yang menjadi perhatiannya dalam menjalankan tugas. Meskipun akan menertibkan dan menegakkan kedisiplinan lebih pada atlet, namun ia tak ingin atlet terbelenggu.


"Kami tidak akan membelenggu atlet dengan disiplin yang terlalu berlebihan. Atlet memang kadang butuh hiburan tapi juga harus taat peraturan karena ini demi kebaikan mereka kedepannya" tambah Gita.

Selain kedisiplinan, Gita juga berkali-kali menekankan soal perbaikan sistem kepelatihan, manajemen dan penerapan kompensasi atau insentif bagi atlet dan pelatih sesuai dengan prestasinya.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai nahkoda PBSI hingga empat tahun kedepan, Gita dibantu oleh jajaran pengurus yang ahli di bidangnya. Sebut saja mantan-mantan pemain peraih emas olimpiade seperti Susi Susanti dan Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky, mereka menyatakan tekadnya untuk bersatu mengembalikan kejayaan bulu tangkis Indonesia.


Susi Susanti dipercaya menjadi Staff Ahli Pembinaan dan Prestasi. Ia yang akan bekerja sama dengan Rexy selaku Kabid Binpres. “Kami sudah menyiapkan program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Para pemain muda nantinya akan lebih diprioritaskan” kata Susi.


Adapun program jangka pendek seperti diungkapkan Susi adalah memaksimalkan pemain yang ada saat ini. Program jangka menengah akan fokus pada persiapan pengganti pemain ke yang lebih muda, dan program jangka panjang berkaitan dengan pencapaian hasil di Olimpiade Brazil 2016 mendatang.

close
copyright © 2011 PT. Media Nusa Pradana