pencarian berita:
Jurnal Nasional - Sabtu, 22 September 2012 halaman 23
 
Alamat
Pilih halaman:
Date:
Cls
Triadi Fauzi Sidik
Rekor Tujuh Emas
- | Sabtu, 22 September 2012
Luhung Sapto Nugroho

PERENANG Triadi Fauzi Sidik mencetak rekor sejarah baru. Ia dipastikan menjadi atlet Jawa Barat pertama yang mendulang tujuh medali emas dalam sejarah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON).

"Sebelumnya medali emas terbanyak yang diraih atlet cabang renang di PON maskimal lima medali emas, begitu pula cabang lainya. Dengan perolehan tujuh medali emas Triadi memecahkan rekor," kata Sekum Pengda PRSI Jawa Barat Verdia Yosef di Pekanbaru, Jumat (21/9).

Gelanggang Renang Rumbai Sport Center, Riau, menjadi bukti sejarah bagi atlet muda Jabar yang dipastikan akan menjadi tulang punggung kontingen "Tatar Pasundan" pada PON 2016 itu.

Selain memecahkan rekor, Triadi juga menjadi atlet Jabar yang paling subur mendulang medali emas PON XVIII/2012 sehingga kemungkinan besar menjadi atlet Jabar terbaik tahun 2012. "Prestasinya tak hanya di PON, ia juga atlet nasional dan memiliki beberapa pemecahan rekor nasional," kata Verdia Yosef.

Triadi hadir sebagai salah satu bagian generasi dan puncak prestasi renang Jawa Barat, yang pada PON 2012 mendulang 22 medali emas dari 32 medali emas nomor pertandingan renang yang dipertandingkan.

Selain Triadi, sederet perenang Jabar juga tercatat subur mendulang emas di Pekanbaru yakni Glen Victor, Yessi, Ressa, Raisa, Rizky dan beberapa atlet renang lainnya.

Yang jelas, Triadi dipastikan akan menjadi atlet penerima "kadeudeuh" terbanyak di Kontingen Jabar selain sebuah rumah tipe 48 yang telah disiapkan KONI Jabar bagi para peraih medali emas di ajang PON 2012.

Sukses tim renang Jabar juga mengiringi Kontingen "Tatar Pasundan" sukses memperbaiki peringkat dari keempat pada PON 2008 menjadi peringkat "Dua Besar" pada PON 2012, sekaligus menggusur pesaingnya Jawa Timur yang harus puas di peringkat ketiga di bawah DKI Jakarta dan Jawa Barat. n Ant

close
copyright © 2011 PT. Media Nusa Pradana