pencarian berita:
Jurnal Nasional - Senin, 28 Mei 2012 halaman 15
 
Alamat
Pilih halaman:
Date:
Cls
Bandara Saumlaki Beroperasi Penuh 2014
Jakarta | Senin, 28 Mei 2012
Luther Kembaren

Kementerian Perhubungan menargetkan Bandar Udara Saumlaki, Maluku Tenggara Barat beroperasi penuh pada 2014. Namun, operasi awal akan mulai dilakukan pada 2013 sehingga mempercepat pembangunan infrastruktur di Kawasan Timur Indonesia.

Direktur Kebandarudaraan Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub Bambang Tjahjono mengatakan Kemenhub mengalokasikan Rp30 miliar untuk pembangunan landasan pacu sepanjang 1.650 meter x 30 meter.

"Tahun 2013 sudah mulai beroperasi, namun secara optimal baru operasional di tahun 2014," kata Direktur Kebandarudaraan Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub Bambang Tjahjono di Jakarta, Jumat (25/5).

Menurut dia, pelaksana pengembangan Bandara Saumlaki dilakukan PT Nindya Karya dengan kucuran dana APBN 2010-2012. Meski belum operasi penuh, namun Bandara Saumlaki sudah dapat dijejaki pesawat jenis ATR-72.

Selain Saumlaki, pemerintah membangun tujuh bandara lain yakni, Marinda Raja Ampat, Papua Barat, Muara Bungo, Jambi, Tual Baru, Maluku, Enggano, Bengkulu, Sumarorong Tahap II, Mamasa, Waghete Baru, Papua, Kamanap Baru, Papua, dan Pekonserai, Lampung Barat.

Pada Mei 2012, Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat telah meresmikan opersional Bandara Marinda Raja Ampat. Penerbangan komersial diharapkan telah membuka penerbangan pada Agustus 2012.

Menyongsong kesiapan itu, pemerintah memperpanjang landasan pacu Bandara Marinda sepanjang 1.200 meter menjadi 2.000 meter agar mampu menampung pesawat jenis badan lebar. Saat ini, landasan pacu bandara hanya mampu menampung pesawat jenis ATR-42, DHC-7, Cassa 212, pesawat Hercules 130, dan ATR-72.

Dia mengatakan Bandara Marinda Raja Ampat baru beroperasi optimal mulai 2014. Saat ini, dilakukan pembenahan pembangunan infrastruktur di kawasan Raja Ampat. "Bandara ini belum selesai semua karena masih diperlukan penambahan runway. Pemkot, pemkab, dan berbagai pihak akan bekerja sama untuk menyempurnakannya," katanya. n Dini Hariyanti

close
copyright © 2011 PT. Media Nusa Pradana