pencarian berita:
Jurnal Nasional - Selasa, 17 April 2012 halaman 15
 
Alamat
Pilih halaman:
Date:
Cls
Lagi, Pabrik Sawit di Sultra Beroperasi
Jakarta | Selasa, 17 April 2012

SEBUAH perusahaan perkebunan kelapa sawit di Sulawesi Tenggara (Sultra) PT Damai Jaya Lestari (DJL), milik pengusaha Batak Sutan Raja DL Sitorus, kembali akan mengoperasikan satu lagi pabrik sawitnya yang berlokasi di Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Sebelumnya, perkebunan sekaligus pabrik sawit milik PT DJL terdapat di Kabupaten Kolaka seluas 11 ribu hektare. Di Konut, luas perkebunannya mencapai 6.000 hektare. Dan terakhir di Kabupaten Konawe seluas 4.000 hektare. Daerah yang disebut terakhir belum memiliki pabrik sendiri.

Direktur PT DJL, Charso Aztalora, mengatakan dengan pengoperasian pabrik di Konut pada Mei mendatang, maka buah sawit yang dihasilkan di daerah ini tidak lagi dikirim ke pabrik di Kolaka.

Dia menegaskan pengoperasian pabrik ini menunjukkan PT DJL benar-benar serius berinvestasi di Sultra. "Pabrik pengolahan sawit di Kecamatan Wiwirano (Konut) kami bangun sejak 2011 lalu dengan kapasitas produksi hingga 80 ton per hari. Pabrik ini akan menghasilkan minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO)," kata Charso di Kendari, Senin (16/4).

Selain memiliki lahan sendiri, PT DJL juga bekerja sama dengan masyarakat dengan pola inti plasma dengan sistem bagi hasil. Diharapkan, dengan beroperasinya pabrik di Konut ini, maka masyarakat termotivasi untuk menanam sawit dan menjalin kemitraan dengan perusahaan. Dengan demikian, geliat dan pergerakan ekonomi di daerah ini mengalami pertumbuhan yang positif dan lapangan kerja dapat tercipta.

Kendati demikian, keberadaan perkebunan sawit ini pernah mendapat sorotan tajam dari pihak DPRD Kolaka. Kontribusi perusahaan ini dinilai masih sangat kecil sementara produksi sudah cukup tinggi. Pihak DPRD Kolaka mengatakan, pihak perusahaan tidak pernah melaporkan hasil produksi serta pengiriman CPO ke luar dari Kolaka. Sepanjang 2011 PT DJL juga dianggap tidak pernah melaporkan data produksinya.

Di sisi lain, PT DJL juga tidak terima disebut tidak berkontribusi kepada pemda. Selama ini, pihak perusahaan membayar pajak bumi dan bangunan serta pembayaran penggunaan jalan umum yang dilalui oleh mobil pengangkut CPO ke tempat penampungan. Sedangkan kontribusi terkait pengapalan CPO, PT DJL belum membayar karena Pemkab Kolaka juga belum memiliki peraturan daerah yang mengatur tentang hal tersebut.

Kawasan perkebunan sawit di Sultra tersebar di lima kabupaten, yakni Kolaka Utara, Konawe Utara, Konawe Selatan, Kolaka, dan Bombana. Perusahaan sawit yng cukup populer di Sultra antara lain PT Damai Jaya Lestari (Tangketada, Kolaka), PT Sultra Prima Lestari (Asera, Konawe Utara), dan perusahaan milik pemerintah PT Perkebunan Nusantara IV (Asera, Konawe Utara).

close
copyright © 2011 PT. Media Nusa Pradana