pencarian berita:
Jurnal Nasional - Rabu, 14 Dec 2011 Halaman 15
 
Alamat
Pilih halaman:
Date:
Cls
Diversifikasi Pangan Konsumsi Beras Indonesia Tertinggi
Jakarta | Rabu, 14 Dec 2011
Luther Kembaren
Ketergantungan beras perlu ditekan.

Konsumsi beras masyarakat di Indonesia mencapai kisaran 130 kg-140 per orang per tahun atau tertinggi di kawasan ASEAN. Program diversifikasi pangan seperti singkong dan jagung belum berlangsung optimal.

"Kalau dibandingkan dengan konsumsi beras di antara negara-negara ASEAN lainnya, seperti Thailand dan Malaysia hanya berkisar 65 kg-70 kg per orang per tahun," kata Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, di sela kunjungan Pasar Sinpasa, Serpong, Selasa, (13/12).

Dia mengatakan akan menggandeng kementerian terkait dalam penyediaan lahan untuk ditanami bahan pangan pokok selain beras. "Kami tengah berkoordinasi dengan kementerian terkait lain, seperti Kementerian Pertanian untuk mengembangkan lahan-lahan yang bisa ditanami bahan pangan substitusi," ujarnya.

Pola ketergantungan masyarakat akan beras harus ditekan dan beralih memanfaatkan singkong atau ubi kayu untuk dimakan. Contohnya, di Cirende, Jawa Barat, berpuluh ribu warga di kampung tersebut tidak menkonsumsi beras, namun menkonsumi singkong. Maka, pemerintah akan melakukan kampanye agar masyarakat menkonsumsi singkong dan mengurangi konsumsi beras. Dengan sosialisasi tersebut diharapkan masyarakat berpatokan menkonsumsi singkong, tidak lagi selalu menkonsumsi beras.

Pemerintah mengiginkan konsumsi masyarakat Indonesia akan beras bisa menurun tidak mencapai 140 kilogram perorang pertahun. Apalagi, makan beras mengandung karbohidrat tinggi dan unsur yang kurang sehat, jika terlalu banyak menkonsumsi beras. "Bukan berarti tidak boleh makan beras dan kami melarang. Tetapi, singkong salah satu makanan pokok terbaik. Kami mencoba mengajak masyarakat mengurangi pola menkonsumsi beras agar terjadi penurunan harga beras," katanya.

Tren Kenaikan Harga

Dia mengatakan menjelang hari Natal tahun ini, terjadi kenaikan sayur mayur, sembako dan gading. Harga daging yang sebelumnya 75 ribu perkilogram naik menjadi Rp80 ribu per kg, sementara harga cabe merah naik menjadi Rp35 ribu per kg dari kisaran sebelumnya Rp25 ribu per kg. Sedangkan, harga beras masih di batas atas, karena dari sisi kebutuhan pasokan beras cukup tinggi. "Kenaikan harga jelang Natal, dari sisi kemampuan masih bisa dijangkau oleh pembeli. Dan pasokan sembako sebelum hari Natal kami jamin aman," katanya.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Tangerang, Syarifuddin Mengatakan menjelang Natal kenaikan harga sembako masih di bawah 15 persen dan pihaknya masih mentoleransi. Dalam pengamatan pihaknya beberapa hari terakhir ini kenaikan harga sembako sekitar tiga persen. Namun, terdapat beberapa komoditi yang harganya berada diatas dari harga kebutuhan lain.

"Kenaikan harga tergantung suplai yang di konsumsi dan kami akan terus mengontrol kenaikan harga yang dinaikan spekulan dan pedagang di sejumlah pasar," katanya. Sabaruddin/Listya P

close
Padang

KEMENTERIAN Kehutanan kembali menyerahkan bantuan senilai Rp1,6 miliar kepada 33 kelompok tani guna mempercepat peningkatan penghasilan masyarakat sekitar hutan di Sumatera Barat.

Hongkong

CHINA kemungkinan akan memangkas pajak guna memacu ekspansi ekonomi pada tahun depan.

Jakarta

PERLAKUAN kerja tanpa unsur diskriminasi merupakan hak dasar pekerja tanpa peduli jenis kelamin, agama, maupun kesehatan fisiknya.

Jakarta

Lembaga Riset Properti Internasional Cushman and Wakefield memperkirakan bisnis perkantoran tumbuh sekitar 63 persen pada 2012.

Jakarta

Oleh: Moch Harry Jaya Pahlawan, Ketua Umum MKI dan Direktur Operasional Indonesia Barat PT PLN (Persero) PEMBANGUNAN pembangkitan dan rasio kelistrikan untuk...

Jakarta

Konsumsi beras masyarakat di Indonesia mencapai kisaran 130 kg-140 per orang per tahun atau tertinggi di kawasan ASEAN.

Jakarta

Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM megijinkan kembali 100 pelaku UKM anggota Koperasi Karyawan Smesco memanfaatkan fasilitas gedung Semsco.

copyright © 2011 PT. Media Nusa Pradana