pencarian berita:
Jurnal Nasional - Kamis, 22 Desember 2011 halaman 13
 
Alamat
Pilih halaman:
Date:
Cls
Belajar dari Keunggulan Inovasi Bank BNI (1)
Preposisi Berbuah Berkah
Jakarta  | Kamis, 22 Desember 2011
N. Syamsuddin CH. Haesy
Catatan N. Syamsuddin Ch. Haesy

BNI sepanjang 2011, berkembang dengan berbagai inovasi yang menjadikannya terpilih sebagai BUMN (berinovasi unggul) Terbaik. BNI berhasil mengungguli BUMN lain dalam beberapa kategori pada momentum Anugerah BUMN 2011 berbasis inovasi unggul.

Dr. Avanti Fontana, salah satu anggota Juri Anugerah BUMN 2011, menyebut inovasi yang mendasari penilaian atas BUMN, itu adalah keberhasilan secara sosial dan ekonomi, karena diperkenalkannya cara baru atau kombinasi cara baru dari cara lama, yang menghasilkan perubahan besar antara nilai manfaat dengan harga menurut persepsi konsumen atau pengguna.

Artinya, perubahan besar yang menghasilkan manfaat besar dari suatu inovasi, jauh melebihi harga atau biaya inovasi itu sendiri. Di dalamnya terdapat nilai besar yang mendorong terjadinya creative movement dalam mengubah inisiatif atau inspirasi dalam proses inovasi (dan kemudian invensi). Menurut Fontana, fakta menunjukkan, daya tahan dan keunggulan organisasi perusahaan ditentukan oleh kemampuannya berinovasi.

Beranjak dari asumsi demikian, inovasi BNI dinilai unggul di berbagai sektor karena terjadi perubahan besar yang nyata. Pada aspek pemasaran, BNI dinilai berhasil menciptakan dan mengembangkan cara serta strategi pemasaran produk (barang atau jasa) yang inovatif. Melebihi aspek taktik pemasaran, pricing policy, teknik promosi, pemilihan ceruk dan segmentasi pasar, selama lima tahun terakhir.

Hal itu nampak pada pergerakan Bank BNI dalam melakukan preposisi orientasi produk menjadi costumers centric. Antara lain dengan menempatkan nasabah sebagai subyek yang setara.

Terintegrasi dan Agresif

Ketika banyak bank berkutat pada orientasi produk untuk mengejar size dan meninggalkan core business-nya, sambil berebut nasabah "bank tetangga," BNI justru menguatkan nilai nasabah dalam interaksi bisnisnya, serta kekariban nasabah dengan bank-nya. Hal ini membuat belanja komunikasi terhadap nasabah menjadi efisien. Akhirnya convenience to costumer bank yang sempat menjadi bank sirkulasi, ini terbangun.

Inovasi pemasaran yang dilakukan BNI, berhasil memadu-padan strategi product marketing dengan social marketing di satu sisi. Juga memberi arah yang jelas dalam memenangkan kompetisi pasar, di sisi lain. Hal ini menandai jelasnya arah kebijakan perubahan budaya (termasuk perilaku) pemasaran dari Direktur Utama dan Dewan Direksi.

Arah itu tampak pada praktik perubahan dari orientasi produk menjadi costumer centric dengan berbagai kata kunci yang praktis. Clear dan fokus dalam konteks nasabah, pemahaman yang kuat dalam konteks kehendak yang ingin dicapai, dan mendorong nasabah berinteraksi dengan berbagai produk jasa perbankan yang relevan dengan hasrat dan keperluannya. Bukan lagi pemaksaan produk terhadap nasabah.

Dengan itu semua, strategi dan gerak pemasaran BNI menjadi terintegrasi dan agresif. Capaiannya adalah: kenyamanan dan loyalitas nasabah, dua hal yang sulit, namun berhasil diwujudkan. Hasilnya, kelak --dapat dirasakan minimal sampai lima tahun ke depan-- adalah pertumbuhan bisnis dan profit secara berkelanjutan.

Inovasi yang berpijak pada preposisi dari product oriented menjadi costumer centric, yang menjadi penampang kinerja unggul, itu tentu tidak dicapai sambil tiduran. Direktur Utama, Dewan Direksi, dan seluruh karyawan BNI bekerja dengan budget (modal kerja dan investasi) wajar. Khasnya, untuk membangun landasan kokoh bagi trust improvement, fit in infrastructure, sharpening business, sehingga terwujud sustainable superior performance.

Tanri Abeng, mantan Menteri BUMN yang menjadi juri menyebut, inovasi pemasaran Bank BNI berhasil menginovasi cara memenangkan kompetisi bisnis di tengah arus perubahan zaman yang tak mudah.

close
Jakarta

Otoritas Jasa Keuangan memegang peranan penting dalam pencegahan dan penanganan krisis.

copyright © 2011 PT. Media Nusa Pradana