pencarian berita:
Jurnal Nasional - Selasa, 24 Januari 2012 halaman 12
 
Alamat
Pilih halaman:
Date:
Cls
Bentrokan Antarkelompok Massa Menyebar ke Tangerang
 | Selasa, 24 Januari 2012

Tangerang Jurnal Nasional

BENTROKAN antara dua organisasi masyarakat (ormas) merembet di wilayah Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Minggu (22/1). Akibatnya, dua pengikut kelompok massa dari kedua belah pihak terluka. Perkelahian antara Front Betawi Rempug (FBR) dan Pemuda Pancasila (PP) sebelumnya terjadi di Jakarta, Jumat (20/1).

Berdasarakan informasi yang dihimpun Jurnal Nasional, bentrokan berujung pengeroyokan terjadi di area parkir Pasar Cimanggis, Jalan RE Martadinatha, Minggu sore pukul 16.30 WIB. Akibatnya, Sodikin (25), salah satu anggota PP, terluka. Sodikin menderita luka bacok pada leher bagian belakang, pundak kiri, paha kanan, dan kepala bagian atas. Korban yang mengalami 51 luka jahitan akhirnya dilarikan ke RS Sari Asih, Ciputat.

Ketua Umum PP Cabang Kota Tangerang Selatan, Boy Sabaruddin, mengatakan, dirinya belum tahu persis kejadian itu karena sedang berada di luar kota. Tetapi, berdasarakan keterangan yang dihimpun dari beberapa anak buahnya, tidak ada masalah antara kedua ormas di Tangerang Selatan. Tetapi, tiba-tiba salah seorang anak buahnya dihujani senjata tajam di area parkir Pasar Cimanggis.

Ia memastikan, bentrokan antarormas di Tangerang Selatan tidak ada sangkut pautnya dengan bentrokan yang terjadi di Jakarta Selatan, Jumat lalu. "Ada provokator yang datangnya bukan dari kedua ormas, tetapi membesar karena salah seorang anggota PP terluka. Akhirnya, kami melakukan sweeping, Minggu malam," kata Boy kepada Jurnal Nasional, Senin (23/1).

Pelaku pembacokan terhadap salah seorang anggota PP di Pasar Cimanggis diduga berasal dari ormas FBR. Jumlahnya 10 orang. Mereka mengendarai tujuh motor. Dalam bentrokan itu, salah seorang anggota FBR bernama Dodi juga terluka di bagian tangan dan pahanya akibat hantaman benda tajam. Tetapi petugas kepolisian hanya menemukan balok dan batu yang digunakan dalam perkelahian di area parkir Pasar Cimanggis.

Tawuran antardua kubu tersebut tidak berhenti di situ. Minggu malam pukul 22.00, sekitar 100-200 anggota PP dengan berkonvoi menggunakan motor melakukan sweeping anggota FBR. Mereka menuju perempatan Gaplek, Pamulang. "Awal bentrokan terjadi sore. Kemudian malamnya terjadi lagi. Sebanyak 11 orang anggota PP yang ditangkap petugas Brimob di Gaplek, Pondok Cabe, Pamulang, telah dibebaskan," kata Boy.

Kapolsek Ciputat, Kombes Alif, mengatakan, pihaknya sudah melakukan beberapa upaya untuk mendamaikan dan mempertemukan kedua kubu. Tetapi hasilnya tidak sesuai dengan apa yang telah disepakati, meski telah berdamai. Perlu pemahaman dari kedua kubu, karena, bentrokan antarormas di Tangsel sudah sering terjadi.

Dikatakan, bentrokan antara kedua kubu ormas itu sudah diserahkan ke Polres Jakarta Selatan. Sampai saat ini belum satu pun anggota dari kedua kubu yang ditetapkan sebagai tersangka. Aparat kepolisian akan terus melakukan pengawasan pada pos-pos kedua ormas tersebut agar tidak terjadi bentrokan susulan. "Buntut bentrokan antardua ormas di Tangerang Selatan ini kita belum tahu motifnya. Mereka sulit diberi pengarahan," kata Alif kepada Jurnal Nasional, Senin (23/1). n Sabaruddin

close
copyright © 2011 PT. Media Nusa Pradana