pencarian berita:
Jurnal Nasional - Selasa, 05 Februari 2013 halaman 11
 
Alamat
Pilih halaman:
Date:
Cls
Pelajar di Kabupaten Puncak Papua Tidak Sekolah
Biak | Selasa, 05 Februari 2013

SEBANYAK ribuan pelajar dari tingkat SD, SMP, dan SMA yang berada di daerah Ilaga dan Dogemo, distrik Kago, Kabupaten Puncak Papua sudah selama satu setengah tahun ini tidak mengenyam bangku persekolahan.

Yahya Gobai, salah seorang guru yang bertugas di kabupaten Puncak Papua mengungkapkan, bahwa para siswa hingga kini sudah tidak bersekolah. "Setiap hari tidak ada yang pergi ke sekolah, karena dilarang oleh orangtuanya. Para guru juga tidak ada di tempat tugas," katanya saat dijumpai Jurnal Nasional, Senin (4/2).

Menurutnya, kejadian ini disebabkan adanya perang saudara antara dua kubu calon bupati kabupaten ini yakni, Elvis Tabuni dan Simon Alom pada pertengahan 2011 lalu. Akibat perang saudara itu juga mengakibatkan sekitar 90 orang tewas dan 500 orang terluka.

Sebagai upaya, ada sebagian siswa yang pindah sekolah ke distrik Sinak dan Beoga yang dinilai aman. Namun yang parahnya lagi, kata dia, murid-murid terutama mereka yang duduk di tingkat SMP dan SMA, ikut berperang bersama orang tua maupun kerabatnya saat itu sehingga sudah sulit untuk diajak bersekolah kembali. Terkait itu, hingga kini belum ada upaya pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk menciptakan kondisi yang aman di daerah ini. Dari data yang diperoleh, di Ilaga dan Dogemo terdapat sekitar 10 SD, 1 SMP, dan 2 SMA. n

close
copyright © 2011 PT. Media Nusa Pradana