pencarian berita:
Jurnal Nasional - Sabtu, 15 Desember 2012 halaman 10
 
Alamat
Pilih halaman:
Date:
Cls
Indosat Anggarkan Belanja Modal Rp7,6 Triliun
Jakarta  | Sabtu, 15 Desember 2012
Wahyu Utomo

PT Indosat Tbk mengalokasikan sekitar US$800 juta atau setara dengan Rp7,6 triliun, untuk memenuhi belanja barang modal (capital expenditure/capex) pada 2013. "Belanja modal Indosat untuk 2013 meningkat dibanding belanja modal 2012 yang terserap sekitar US$500 juta," kata Direktur Utama Indosat, Alexander Rusli di Jakarta, Jumat (14/12).

Menurut Alex pembiayaan modal kerja sebesar US$800 juta akan diperoleh dari kas internal perseroan. "Internal kas masih mencukupi. Ada sekitar US$300 juta yang merupakan belanja modal yang tidak terserap 2012 dialihkan ke 2013," kata Alex.

Sebelumnya pada Selasa (11/12), Alex mengatakan Indosat sedang menjajaki pelepasan kepemilikan lima persen sahamnya di PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) yang dananya akan memperkuat permodalan. "Kami siap lepas saham di TBIG jika itu bisa membantu pemodalan dan pembayaran utang dari Indosat," kata Alex.

Dia mengungkapkan tujuan melepas saham di TBIG adalah untuk memperkuat struktur pemodalan dan membantu untuk merestrukturisasi utang perusahaan. Lebih lanjut dijelaskan Alex ada pun penggunaan belanja modal pada 2013 yang mencapai US$800 juta, yang 80 persen digunakan untuk membiayai pengembangan infrastruktur, sisanya 20 persen untuk pengembangan fitur-fitur layanan Indosat.

Indosat saat ini, katanya sedang melakukan modernisasi jaringan yang rampung pada kuartal I dan II tahun 2013. Modernisasi jaringan di sejumlah wilayah bertujuan untuk meningkatkan kapasitas untuk menampung jumlah pelanggan Indosat yang akan bertambah, selain juga merapatkan jangkauan di jaringan layanan seluler 3G.

Dengan begitu, setiap satu BTS Indosat nantinya bisa mencakup semua frekuensi mulai dari 900MHz, 1800MHz, 1900 MHZ,dan 2,1 GHz. Dengan melibatkan tiga vendor, Huawei, Nokia Siemens dan Ericsson, Indosat melakukan modernisasi jaringan di sejumlah wilayah meliputi Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Nusantenggara, serta menyusul di wilayah Sumatera.

Namun Alex tidak bersedia menyebutkan berapa besar dampak modernisasi jaringan tersebut terhadap pendapatan perusahaan pada tahun depan. Dia hanya menjelaskan bahwa dengan modernisasi jaringan diharapkan dapat mendorong peningkatan jumlah pelanggan Indosat.

Menurutnya hingga akhir tahun 2012 jumlah pelanggan Indosat akan menembus angka 55 juta nomor. "Pada 2013, kami perkirakan ada pertambahan pelanggan berkisar tujuh hingga delapan persen, sedikit lebih tinggi dari perkiraan industri yang berkisar enam sampai tujuh persen," kata Alex. Dengan proyeksi pertumbuhan sebesar 7-8 persen, maka pada 2013 total jumlah pelanggan Indosat akan mencapai 59,4 juta nomor, atau mendekati angka 60 juta.

close
Jakarta

Realisasi belanja negara mencapai Rp1.209,3 triliun atau 78,1 persen dari pagu Rp1.548,3 triliun.

copyright © 2011 PT. Media Nusa Pradana