Senin, 26/08/2019 02:47 WIB

Gairahkan Industri Kerajinan, Dekranasda Bali Turun ke Kabupaten Jembrana

Sebagai bentuk komitmen nyata dalam upaya mendorong kemajuan dan menggairahkan industri kerajinan di Daerah Bali, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali secara terus menerus melakukan pembinaan secara marathon.

Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Tjok Putri Haryani Ardhana Sukawati melakukan pembinaan ke Kabupaten Jembrana

Bali, Jurnas.com - Sebagai bentuk komitmen nyata dalam upaya mendorong kemajuan dan menggairahkan industri kerajinan di Daerah Bali, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali yang diketuai Ny. Putri Suastini Koster secara terus menerus melakukan pembinaan secara marathon ke Dekranasda Kabupaten/Kota se Bali.

Setelah sebelumnya menyambangi Kabupaten Tabanan dan Badung, Rombongan Dekranasda Bali yang dipimpin Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Tjok Putri Haryani Ardhana Sukawati melakukan pembinaan ke Kabupaten Jembrana, Selasa (11/6).

Pendampingan Dekranasda di bumi mekepung ini diawali dari Industri Kecil Menengah (IKM ) Dupa Mangku yang terletak di Desa Mendoyo Dangin  Tukad, Jembrana.

Dalam kesempatan tersebut, pemilik IKM Ni Luh Putu Netri Astini menyampaikan bahwasannya usaha yang baru dia rintis dua tahun belakangan ini memproduksi dupa sembahyang yang nantinya didistribusikan tidak hanya di wilayah Jembrana tetapi juga sudah sampai Singaraja dan Kota Denpasar.

Dengan memperkerjakan sekitar tujuh orang warga sekitar, usahanya mampu mendistribusikan sekitar tiga ton dupa baik itu dupa beraroma (dupa celup) maupun dupa yang belum dicelup.

"Sebagian besar kami mendistribusikan dupa yang belum dicelup, nantinya dupa akan dicelup dan didistribusikan kembali oleh IKM lainnya, sesuai aroma dan merk dagang masing masing, sehingga ekonomi masyarakat sekitar juga bergerak," imbuhnya.

Seusai meninjau IKM Dupa Mangku, rombongan Dekranasda bergerak menuju usaha tenun Sekar Ngoneng di Desa Mendoyo, Dauh Tukad yang memproduksi tenun khas Jembrana serta kain endek. Menurut penuturan pemilik Sekar Ngoneng Ni Made Laba, tenun khas Jembrana yang ia produksi menampilkan ornamen khas Jembrana berupa gambar mekepung dan burung jalak Bali.

Kain tenun produksinya juga selalu ikut serta dalam ajang Pesta Kesenian Bali yang rutin digelar setiap tahunnya.

"Saya berterimakasih pada Pemprov Bali yang saat ini menggratiskan biaya sewa stand di PKB, ini jadi salah satu kesempatan bagi kami pelaku IKM untuk berpameran secara gratis dan menjadi pemacu untuk terus berkreativitas dan berinovasi," tuturnya.

Menggapai hal tersebut, Ny. Tjok Putri Haryani yang didampingi Ny. Ari Sugianti Artha dan Ani Kembang Hartawan menyampaikan bahwasannya pemerintah sangat mendukung dan berupaya terus untuk memajukan IKM yang salah satunya dengan  memberikan ruang pameran gratis bagi para pelaku IKM di ajang Pesta Kesenian Bali. Tidak hanya itu, Dekranasda sebagai wadah pembinaan seni kerajinan akan terus berupaya mengembangkan usaha para pengrajin.

Istri orang nomor dua di Bali ini juga berharap agar IKM terus meningkatkan kualitas produksi serta melakukan inovasi sehingga bisa menyesuaikan dengan selera pasar.

"Saya minta cara pengemasan barang juga menjadi perhatian, agar kemasannya menarik. Terus lakukan inovasi dan sesuaikan dengan selera pasar tanpa menghilangkan kekhasan yang ada. Kami akan terus melakukan pemdampingan dan berupaya mencarikan solusi bagi permasalahan yang ada sehingga para pelaku IKM dapat berkembang dan miliki daya saing," tuturnya.

TAGS : Info Bali Gubernur Bali Wayan Koster




TERPOPULER :