Rabu, 24/04/2019 18:59 WIB

Petani Milenial Siap Majukan Pertanian Madura

Madura memiliki generasi petani muda atau petani milenial yang siap memajukan sektor pertanian.

Balai Besar Pelatihan Pertanian Ketindan, Kresno Suharto pada saat membuka kegiatan Bimtek di Balai Pelatihan Pertanian Burneh, Bangkalan (21/3).

Bangkalan, Jurnas.com - Madura memiliki generasi petani muda atau petani milenial yang siap memajukan sektor pertanian. Generasi ini memiliki semangat dan komitmen yang kuat untuk terus meningkatkan produktivitas komoditas pertanian agar tidak kalah saing dengan daerah lain di Provinsi Jawa Timur.

Hal ini terbukti pada Bimbingan Teknis Budidaya Tanaman Cabai, Bawang Merah dan Jagung yang dilakukan serentak di empat Kabupaten yang ada di Madura yaitu Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Kegiatan ini melibatkan 330 petani muda Madura yang terbagi dalam 11 angkatan selama lima hari tanggal 21-25 Maret 2019.

"Kita bangun madura melalui petani muda. Ini titik awal yang akan kita lakukan untuk memajukan madura bersama," ungkap Kepalai Balai Besar Pelatihan Pertanian Ketindan, Kresno Suharto pada saat membuka kegiatan Bimtek di Balai Pelatihan Pertanian Burneh, Bangkalan (21/3).

Bimbingan teknis yang dilakukan tidak hanya menekankan pada budidaya, tetapi juga proses pengolahan pada komoditas. Teknik pengolahan yang baik menjadi nilai tambah pada suatu komoditas. Sehingga di saat musim panen dan harga komoditas anjlok, pengolahan ini bisa menjadi penyelamat bagi petani agar tetap bisa memasarkan produk yang dibudidayakan.

Kegiatan pendampingan oleh Kementan di Madura akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Setelah bimbingan teknis berlangsung, BBPP Ketindan tetap mendampingi melalui penyuluh-penyuluh binaan serta para widyaiswara yang siap untuk membantu petani. Petani muda di Madura yang ingin memajukan pertanian masih banyak, oleh krn itu Kementan akan membantu supaya menjadikan petani lebih mandiri dan profesional.

Selain tenaga didik dan penyuluh, Kementan juga memberikan bantuan berupa prasarana dan sarana yang dapat mendukung peningkatan produksi komoditas di Madura. Untuk di Kabupaten Bangkalan bantuan yang diberikan Diantaranya traktor roda 2 sebanyak 10 unit, traktor R-4 2 unit, mesin pengupas kedelai 25 unit, pompa air 10 unit, rice transplanter 20 unit, cultivator 10 unit, handsprayer 50 unit dan excavator 1 unit serta benih bawang merah, cabai rawit dan jeruk keprok madura.

Arahan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman agar Kementerian Pertanian meningkatkan pembangunan pertanian di pulau Madura. Hal ini dikarenakan Madura memiliki potensi sumber daya alam berupa lahan yang masih luas dan curah hujan yang cukup. Didukung dengan semangat generasi petani milenial yang mempertahankan sektor pertanian, Mentan mengajak semua pihak untuk bersama memajukan pertanian di Pulau Madura.

Pembukaan bimtek budidaya tanaman di Kabupaten Bangkalan dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Bangkalan, Abdullah Fanani, Camat Burneh, beserta jajaran dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Bangkalan. Sedangkan lokasi kegiatan Bimtek di Bangkalan terdiri dari tiga angkatan yang dilaksanakan di BPP Galis, BPP Klampis dan BPP Burneh.

TAGS : Kinerja Menteri Pertanian Petani Milenial Pertanian Madura




TERPOPULER :