Kamis, 14/11/2019 23:15 WIB

Industri Reksadana IAM, Berinvestasi dan Bersosial

Investasi modal tidak hanya memikirkan bisnis yang menguntungkan. IAM hadir dan akan berbagi dalam kegiatan sosial dan pembangunan.

Direksi dan Dua Host Ternama Panji Pragiwaksono dan Stenley Agustav hadir di acara Reksadana IAM. (Foto : Jurnas/Ginting)

Jakarta, Jurnas.com- Indosterling Aset Manajemen (IAM) meluncurkan meluncurkan dua produk reksadana perdana mereka, yaitu reksadana IndoSterling Ekuitas Likuid Plus dan Reksadana IndoSterling Pasar Uang. Kedua produk ini berbeda dari produk umumnya yang sudah ada.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Indosterling Aset Manajemen, Fitzgerald Stevan Purba. Dalam acara yang digelar di Fairmont Hotel, Senayan Jakarta Pusat, ia mengungkapkan, dengan membeli dua produk itu, maka investor juga berkontribusi pada lingkungan sosial. IAM memiliki philanthropy management yang merupakan program Corporate Social Responsibility perusahaan.

"Kita mengedepankan social impact investing dengan mengadopsi ESG (Environment, Social, and Governance). Dalam proses saham kita kedepankan sustainability dari proses investasi,"jelas Fitgerald Stevan dalam acara tersebut.

Untuk progra lingkungan dan kepeduliannya kepada umum, IAM menunjuk tiga yayasan berbadan hukum sebagai penerima manfaat, yaitu Yayasan Pita Kuning, Yayasan Vertical Rescue Indonesia, dan Rumah Faye.

Yayasan Pita Kuning merupakan lembaga yang fokus membantu anak penderita kanker dari keluarga kurang mampu. Kemudian, Vertical Rescue Indonesia memiliki program membangun jembatan gantung di wilayah pelosok Indonesia. Sedangkan Yayasan Rumah Faye bergerak dengan program advokasi dan pendampingan kepada anak-anak dan perempuan korban perdagangan manusia dan kejahatan seksual.

Dana yang dimasukkan investor tidak hanya menguntungkan, namun juga dapat dikelola dan bermanfaat baik untuk pembangunan lingkungan dan sosial.

Presiden Direktur IAM Njauw Djoeng San mengatakan, dengan program CSR tersebut, IAM mengalokasikan 50 persen biaya pengelolaan dari produk reksa dana Indosterling Pasar Uang. Biaya tersebut disalurkan ke tiga yayasan penerima bantuan tersebut.

"Kami juga bisa fasilitasi kepentingan dari investor yang mau beramal tanpa kehilangan nilai pokok uangnya," kata Djoeng San.

Investor juga bisa menentukan dana tersebut didonasikan ke yayasan mana sesuai keinginan. Dengan program tersebut, masing-masing yayasan akan menerima Rp 50 juta.

TAGS : Investasi Yayasan IAM




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :