Selasa, 10/12/2019 17:19 WIB

Hoax Parah, Kampanye Hitam Larangan Adzan dan Legalkan Perkawinan Sejenis

Sebuah video Hoax kampanye hitam mendadak pilar yang didalamnya terdapat wanita dari Kerawang, Jawa Barat.

Polisi sarankan untuk menghindari Hoax di tengah masyarakat. (Foto : Jurnas/Doknet)

Kerawang, Jurnas.com- Hoax yang menyesatkan kembali viral dan menjadi perkara hukum yang serius. Polres Karawang, Jawa Barat, akhirnya menemukan pemiliki aku @citrawida5 yang menggungah video hoax alias kampanye hitam terkait pilpres. Informasi yang didapat dari Kasubag Humas Polres Karawang, AKP Marjani kepada pmjnews.com, penangkapan dilakukan di Perumnas Telukjambe saat pengunggah berada di dalam kediamannya itu.

“Kita sudah amankan semalam. Pengunggah video tersebut, kini berada di Polda Jawa Barat. Kasusnya ditangani oleh Polda Jawa Barat,” tegas Marjani, Senin (25/2).

Seperti diketahui, diakhir minggu kemarin, sebuah video ramai menjadi perbincangan publik. Dalam video itu, dua orang perempuan melakukan aksi kertuk rumah warga dari pintu ke pintu. Yang membuat ramai adalah, perbincangan mereka yang menghasut warga soal pelarangan adzan dan juga memperbolehkan perkawianan sejenis bila capres dan cawapres 01 memimpin.

"Moal aya deui sora azan, moal aya deui nu make tieung. Awewe jeung awene meunang kawin, lalaki jeung lalaki meunang kawin," kata perempuan di video yang viral,” kata seorang perempuan.

Dalam bahasa Indonesia, kalimat tersebut dapat diartikan, suara azan di masjid akan dilarang, tidak akan ada lagi yang memakai hijab. Perempuan sama perempuan boleh kawin, laki-laki sama laki-laki boleh kawin.
Diduga kuat pengupload video kampanye hitam tersebut seorang perempuan bernama Citra Wida. Polisi sendiri masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Ketiga perempuan tersebut adalah, ES seorang warga Desa Wancimekar, Kecamatan Kota Baru Kabupaten Karawang. Lalu ada wanita berinisial  IP warga Desa Wancimekar dari  Kecamatan Kota Baru Kabupaten Karawang. Yang ketiga ada;ah CW warga Telukjambe, Desa Sukaraja, Kabupaten Karawang. Ketiganya masih jalani pemeriksaan di Polda Jawa Barat. 

"Kami masih lakukan pemeriksaan kepada ketiganya. Hingga kini masih sebagai terperiksa ya,” tegas Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Senin (25/2/2019).

TAGS : Hox Kampanye Hitam Perempuan




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :