Senin, 20/05/2019 16:09 WIB

Terlibat Skandal Pencucian Uang, Citra Arab Saudi di UE Rusak

Negara-negara lain termasuk Pakistan, Libya dan Panama juga juga terserat ke dalam daftar, yang akan diratifikasi dalam waktu satu bulan.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud dan Putranya Mohammed bin Salman (Foto: Hassan Ammar/AP)

Uni Eropa, Jurnas.com - Komisi Uni Eropa mengatakan pihaknya memasukkan nama Arab Saudi ke dalam daftar hitam atas skandal pencucian uang dan pendanaan terorisme. Keputusan itu akan menggangu investasi di Negeri Petro Dolar.

Negara-negara lain termasuk Pakistan, Libya dan Panama juga juga terserat ke dalam daftar, yang akan diratifikasi dalam waktu satu bulan itu.

Lembaga keuangan di negara-negara anggota UE berkomitmen melakukan pengawasan lebih ketat transaksi negara yang masuk ke dalam hitam tersebut.

Termasuk memberi keleluasaan lembaga penegak hukum yang melakukan investigasi anti-terorisme.

Dilansir dari Aljazeera, keputusan Uni Eropa itu setidaknya memberi tiga efek pada Riyadh.

Pertama adalah ancaman terhadap investasi dari lembaga keuangan terkait Uni Eropa, yang telah ditargetkan Putra Mahkota Mohammed bin Salman sebagai bagian dari paket reformasi Visi 2030-nya.

Kedua adalah kerusakan hubungan masyarakat dari dugaan hubungan antara Arab Saudi dan kelompok-kelompok bersenjata yang diduga kelompok Islamic State Iraq and Syria (ISIS) dan al-Qaeda.

Ketiga, warga Saudi di seluruh dunia menyumbang pasar pengiriman uang terbesar kedua di Bumi, senilai US37 juta pada 2017. Warga negara yang menggunakan lembaga keuangan yang diatur Uni Eropa akan diawasi lebih ketat, misalnya transfer tertunda atau terganggu.

Daftar ini disusun dengan menggunakan model penilaian baru yang menurut EC sebagai "standar anti pencucian uang terkuat di dunia".

"Eropa tidak dapat menjadi binatu untuk uang kotor yang mensponsori kejahatan dan terorisme," kata Vera Jourova, Komisaris Eropa untuk Keadilan, pada hari Rabu.

Secara resmi upaya pencucian uang dan terorisme kerajaan dikoordinasikan oleh sebuah komite yang keanggotaannya melibatkan beberapa kementerian dan lembaga pemerintah.

TAGS : Arab Saudi Uni Eropa Pencucian Uang




TERPOPULER :