Minggu, 21/04/2019 09:52 WIB

Jangan Asal Pakai Krim Pemutih, Pahami Efek Sampingnya

Jangan langsung tergiur dengan beredarnya produk pemutih instan yang ternyata miliki banyak efek samping bagi kulit Anda

Tidak asal gunakan krim pemutih, waspadai juga efek sampingnyai (Foto: Hudgensmd.com)

Jakarta - Kecenderungan kulit wajah perempuan Indonesia yang mengarah ke sawo matang membuat pilihan untuk mempercepat kulit lebih cerah jadi kian besar. Tak heran jika permintaan pasar pada produk perawatan kulit untuk pemutih juga semakin besar.

Sementara di lapangan banyak produk pemutih yang tidak sesuai dengan anjuran pemakaian dan bisa digunakan secara bebas oleh konsumen.

Direktur Research and Development, PT Paragon Technology & Innovation Sari Chairunnisa, SpKK mengatakan kenapa memilih untuk fokus pada pemutih? "Tipe kulit seperti kita cenderung mudah terkena hyperpigmentasi kulit coklat atau sawo matang cenderung mudah ada noda," ucapnya di Jakarta, Selasa (22/1).

Menurutnya terdapat hasil studi lebih dari 60 persen persen perempuan Indonesia perempuan pilih skincare pemutih instan agar lebih cepat mendapatkan hasil.

"Penggunaan steroid krim anti radang, hyperpigmentasi dijual bebas, punya efek samping yang bisa terserap kulit bahkan berisiko pada penambahan berat badan," jelasnya.

Penggunaan dermofet untuk pemutih di bagian area yang meradang bukan untuk kulit dikatakan Sari juga memiliki efek samping seperti alergi, kulit kering atau stretcmark.

Penggunaan bahan pemutih pada skincare menurut Sari harusnya diawasi oleh dokter bukan dijual bebas tidak ada kontrol dari dokter. "Misal dijual bebas kan itu sudah ada kandungan yang fungsinya beda-beda sementara kita tidak tahu persis kebutuhan kulit kita pakai yang mana," imbuh Sari.

Efek samping yang ditimbulkan, lanjut Sari tergantung bahannya ada yang langsung terpajang dan ada yang sudah penggunaan jangka panjang. "Kembali ke jenis kulit masing-masing orang ya," imbuhnya.

TAGS : Krim Pemutih Kulit Wajah Efek Samping




TERPOPULER :