Sabtu, 07/12/2019 13:08 WIB

Cak Imin Ajak Partai Tak Lolos Electoral Threshold Gabung PKB

PKB membuka pintu bagi partai politik (Parpol) yang tidak lolos electoral threshold. Partai nasionalis religius itu siap menampung suara partai yang tak lolos electoral threshold.

Ketum PKB, Muhaimin Iskandar

Bogor - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membuka pintu bagi partai politik (Parpol) yang tidak lolos electoral threshold. Partai nasionalis religius itu siap menampung suara partai yang tak lolos electoral threshold.

Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengatakan, hanua PKB satu-satunya partai yang didirikan ulama yang masuk dalam tiga besar.

"Dari pada suaranya sia-sia, mending digabungkan ke PKB. Partai yang didirikan ulama dan berjuang untuk kemaslahatan umat," kata Cak Imin, saat berpidato di depan ribuan alumni Pondok Pesanteren (Ponpes) Al Amin dan Kiai Kampung di Pinpes Al Amin, Pamijahan, Bogor, Minggu (13/1).

Kata Cak Imin, tidak ada satu pun yang meniatkan PKB untuk kepentingan pribadi. Melainkan untuk umat, bangsa dan negara.

"Keringat dan perjuangan tidak akan sia-sia, mulia, karena pendiri partai ini kiai dan ulama," terang Panglima Santri itu.

Wakil Ketua MPR itu menyampaikan ucapan syukur atas dukungan masyarakat yang terus mengalir kepada PKB. "Itu semua berkat dukungan ulama dan kiai kampung yang dengan ikhlas berjuang dan mendoakan PKB," tuturnya.

Menurutnya, meski keterbatasan dana dan tidak memiliki sarana media, PKB tetap teratas dalam berbagai lembaga survei di tanah air.

"Survei memperlihatkan bagaimana banyak partai Islam rontok. Hanya PKB yang masuk dalam tiga besar. Itu semua karena keikhlasan para pendiri PKB," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Cak Imin melanjutkan, PKB hanya membuktikan kinerja nyata kepaa masyarakat tanpa banyak bicara.

PKB nerupakan partai yang berperan penting terbentuknya undang-undang yang fokus mengurusi desa, sekaligus dibentuknya Kementerian Desa. Belum lagi pembangunan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

TAGS : Pemilu 2019 PKB Tiga Besar Cak Imin




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :