Selasa, 15/10/2019 13:41 WIB

Kasus Pembunuhan Khashoggi Tak Bikin Investasi di Arab Saudi Surut

Investasi asing di Riyadh meningkat lebih dari dua kali lipat pada 2018 menjadi 13 miliar riyal atau USD3,5 miliar.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud dan Putranya Mohammed bin Salman (Foto: Hassan Ammar/AP)

Riyadh  - Menteri Ekonomi dan Perencanaan Arab Saudi, Mohammed al-Tuwaijri membeberkan, investasi asing di Riyadh meningkat lebih dari dua kali lipat pada 2018 menjadi 13 miliar riyal atau USD3,5 miliar meski diusik kasus Jamal Khashoggi.

Meskipun investor asing negara itu terguncang dalam beberapa pekan terakhir karena hubungan kerajaan yang memburuk dengan pemerintah Barat setelah pembunuhan  Khashoggi di Istanbul pada Oktober. Namun, Tuwaijri tak menyinggung kasus pembunuhan tersebut.

"Investasi asing pada 2018 naik 110 persen dari tahun sebelumnya," jelas Tuwaijri.

Ia dismapaikan pada konferensi pers sehari setelah Riyadh mengumumkan rencana meningkatkan belanja negara sebesar tujuh persen tahun depan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi menyusul jatuhnya harga minyak.

Pihak asing menjual saham Saudi dengan nilai bersih 4,01 miliar riyal di dalam pekan yang berakhir pada 18 Oktober 2018, salah satu aksi jual terbesar sejak pasar dibuka untuk pembelian asing langsung pada pertengahan 2015.

Pemerintah telah membuat menarik investasi asing yang lebih besar sebagai landasan dari rencana Visi 2030 untuk mendiversifikasi ekonomi pengekspor minyak utama dunia jauh dari ketergantungan pada pendapatan minyak mentah.

"Lima sektor ekonomi dipersiapkan untuk privatisasi pada kuartal pertama 2019," kata Tuwaijri.

Pada April, pemerintah mengatakan bertujuan untuk menghasilkan 35 miliar hingga 40 miliar riyal dalam pendapatan non-minyak dari program privatisasi pada tahun 2020 dan menciptakan hingga 12.000 pekerjaan.

Pangeran Mohammed juga bersikeras melanjutkan rencana penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) dari perusahaan minyak raksasa Aramco kepada investor umum yang sempat tertunda.

Para pejabat Saudi termasuk kemitraan publik-swasta untuk membangun dan mengoperasikan infrastruktur serta penjualan aset dalam definisi privatisasi mereka.

TAGS : Jamal Khashoggi Arab Saudi Investasi Saudi




TERPOPULER :