Jum'at, 18/01/2019 14:38 WIB

Nick Ayers Enggan Jadi Kepala Staf Gedung Putih

Dikabarkan, Trump kini sedang mencari kandidat lain untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Kelly pada akhir tahun tersebut.

Nick Ayers (Foto: The Daily Beast)

Washington – Nick Ayers (36) tidak lagi jadi pilihan utama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, untuk menggantikan John Kelly sebagai Kepala Staf Gedung Putih. Dikabarkan, Trump kini sedang mencari kandidat lain untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Kelly pada akhir tahun tersebut.

Menurut salah seorang sumber kepada Reuters, terdapat sejumlah pejabat yang berpeluang menjabat posisi Kepala Staf Gedung Putih, antara lain Menteri Keuangan Steven Mnuchin, dan politisi Partai Republik Mark Meadows, yang menjabat sebagai kepala House Freedom Caucus.

Ayers dikenal sebagai ahli taktik politik Partai Republik. Kepala Staf Wakil Presiden Mike Pence ini kabarnya tidak mencapai kesepakatan dengan Trump, terkait pekerjaan tersebut.

Salah satu sumber mengatakan, Trump meminta Ayers menjabat sebagai Kepala Staf Gedung Putih selama dua tahun. Namun tawaran itu ditolak, karena dia hanya bersedia hingga musim semi 2019 mendatang.

“Karena alasan keluarga,” kata pejabat yang tak disebutkan namanya itu dilansir dari Reuters pada Senin (10/12).

Gedung Putih belum menanggapi penolakan ini. Sementara orang dekat Mnuchin mengatakan, Menteri Keuangan AS itu melihat posisi Kepala Staf Gedung Putih sangat cocok untuknya.

Gejolak Staf di Lingkaran Trump

Trump membawa Kelly ke Gedung Putih tahun lalu untuk memulihkan ketertiban di kantor tersebut. Namun hubungan keduanya tidak berlangsung harmonis. Malah, diketahui Kelly dan Trump tidak berbicara satu sama lain.

Gejolak staf yang kerap terjadi di semua level memaksa Trump mengeluarkan sejumlah kebijakan. Banyak stafnya yang mengajukan pengunduran diri, karena mendapat tekanan.

Saat ini, Trump juga sedang menghadapi penyelidikan Rusia yang dipimpin Penasihat Khusus Robert Mueller, terkait kemungkinan kolusi antara Trump dengan Moskow pada kampanye 2016.

TAGS : Donald Trump Nick Ayers Gedung Putih




TERPOPULER :