Selasa, 26/03/2019 05:55 WIB

Usir Wartawan Karena Pakaiannya, Australia Minta Maaf

Pemerintah Australia meminta maaf usai mengusir seorang jurnalis perempuan dari parlemen karena menganggap pakaian yang digunakan sang reporter menyalahi aturan protokol

Patricia adalah presenter radio dan TV untuk penyiar nasional ABC

Jakarta - Pemerintah Australia meminta maaf usai mengusir seorang jurnalis perempuan dari parlemen karena menganggap pakaian yang digunakan sang reporter menyalahi aturan protokol.

Patricia Karvelas, presenter untuk Australian Broadcasting Corporation (ABC), mengatakan dia telah diusir dari gedung parlemen di ibu kota, Canberra, pada Senin karena pakaiannya dinilai terlalu terbuka.

"Petugas itu mendatangi saya, dia sangat sopan, dia bilang dia pada dasarnya mengeksekusi perintah atasannya yang mengatakan pakaian saya, apa yang saya kenakan terlalu terbuka," kata Karvelas dilansir Al-Jazeera.

"Pada dasarnya saya perlu menutupi tubuh lebih banyak lagi, saya membutuhkan sebuah jaket," katanya, sambil menambahkan dia mengira pakaiannya sudah sesuai dengan standar parlemen".

Menurut situs web parlemen Australia , standar pakaian adalah masalah penilaian individu, tetapi keputusan paling penting dari apa yang dapat diterima terletak pada pembicara.

"Pakaian harus melibatkan celana panjang yang bagus, jaket, kerah dan dasi untuk pria dan standar formalitas yang sama untuk wanita," tulis pernyatan tersebut.

Karvelas, yang menjadi pembawa acara radio harian untuk penyiar nasional, men-tweet foto dirinya mengenakan atasan setengah lengan dan celana hitam putih.

"Ini pakaian kontroversial saya," dia memposting di Twitter.

Hal itu pun memicu kemarahan publik, yang menilai pemerintah Australia telah melanggar kebebasan pers. Bahkan ada yang membandingkan pakaian Karvelas dan
pakaian dengan mantan menteri luar negeri Australia Julie Bishop, yang cenderung mengenakan gaun lengan pendek atau tanpa lengan selama sesi parlemen.

"Jika Bishop mengenakan gaun tanpa lengan di parlemen tanpa insiden, maka Karvelas benar-benar mengikuti aturan," kata Lisa Wilkinson, salah seorang warganet.

 

TAGS : Patricia Karvelas Pengusiran Wartawan Australia




TERPOPULER :