Kamis, 22/08/2019 08:44 WIB

Alasan Daniel Mananta Perankan Sosok Ahok

Daniel sukses merepresentasikan sosok Ahok, tak hanya dari segi fisik, tetapi juga gesture, style, cara bicara dan komunikasi dengan orang lain.

Debut bintang utama Daniel Mananta langsung memerankan sosok Ahok (Foto: Ecka Pramita)

Jakarta - Pertama kali nonton aktingnya sendiri, Danie Mananta merasakan campur-campur antara bahagia dan terharu. Bahagia karena dikasih kesempatan memeranlan sosok Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama, terharu karena film ini benar-benar menguras emosinya.

"Asli ya benar-benar gak nyangka, pertama kali main film dan lihat langsung hasilnya, rasanya luar biasa. Semua karena dukungan para pemain dan juga sutradara yang banyak kasih masukan," ucap Daniel usai Press Screening film A Man Call Ahok di Jakarta, Senin (5/11).

Daniel mengaku banyak belajar karakter, logat, dan gesture dari internet khususnya di video-video. Ia mengaku baru ketemu langsung dengan Ahok di Mako Brimob pada saat pengambilan gambar kedua. "Rasanya tambah semangat karena bisa lumayan ngobrol untuk membantu memperdalam karakter," ucap Daniel yang juga seorang presenter ini.

Tak tanggung-tanggung upaya Daniel membuahkan hasil. Ia sukses merepresentasikan sosok Ahok, tak hanya dari segi fisik, tetapi juga gesture, style, cara bicara dan komunikasi dengan orang lain. Bahkan ia kerap dibilang sama teman-temannya, ini bukan Daniel tapi Ahok.

Selain tantangan memerankan tokoh, cara bicara dan logat bahasa Kek atau khas Belitong juga turut andil. Daniel dan kru lainnya didampingi oleh masyarakat asli yang bisa bahasa Belitong agar tidak salah dalam pengucapannya.

Alasan Daniel menerima peran sebagai Ahok, bukan semata-mata karena Ahok ialah seorang tokoh yang juga ia kagumi karena kecintaannya pada Indonesia, tapi juga melalui film ini ada semangat yang sama dengan visi dan misi hidupnya yakni mencintai Indonesia.

TAGS : Film Ahok Daniel Mananta




TERPOPULER :