Rabu, 12/12/2018 10:24 WIB

Baznas: Keberhasilan Zakat Perlu Indikator

Potensi zakat di Indonesia cukup signifikan lantaran masih banyak masyarakat yang menyalurkan zakat secara langsung tanpa melalui Baznas atau LAZ yang terdaftar, sehingga itu tidak tercatat oleh pihak Baznas.

Ketua Baznas, Bambang Sudibyo memberikan sambutan di acara Baznas Development Forum di Jakarta, Kamis (20/09)

Jakarta – Ketua Badan Amil Zakat Nasional, Bambang Sudibyo menilai Baznas saat ini terus mengembangkan ukuran keberhasilan program-program pemberdayaan zakat agar pemanfaatan dana umat dapat tepat sasaran dan berdampak signifikan dalam kesejahteraan mustahik, baik jasmani maupun spiritual.

Menurut Bambang, potensi zakat di Indonesia cukup signifikan lantaran masih banyak masyarakat yang menyalurkan zakat secara langsung tanpa melalui Baznas atau LAZ yang terdaftar, sehingga itu tidak tercatat oleh pihak Baznas.

“Potensi pengelolaan zakat ini jika dimaksimalkan bisa mencapai 3,4% dari produk domestik bruto (PDB) di mana saat ini baru tercapai hanya sekitar 2,29%,” ujar Bambang usai memberikan sambutan dalam Acara hasil kerjasama Baznas dengan Lazis Muhammadiyah (Lazis Mu) dan  SROI Network Indonesia ini mengangkat tema "Zakat sebagai Investasi Sosial" di Menteng, Jakarta, Kamis (20/09).

Bambang menambahkan perlu adanya inovasi-inovasi yang harus dilakukan dalam mengembangkan pemberdayaan zakat di tanah air. "Maka dari itu kami (Baznas) terus berinovasi dalam melakukan pengelolaan zakat, seperti membangun teknologi microhydro di Jambi itu sumber dananya dari zakat," tambahnya.

Demi mencapai tujuan tersebut, Baznas membentuk juga “Baznas Development Forum”, yang merupakan pertemuan rutin sebulan sekali sejak April 2018 dengan melibatkan para pegiat zakat di Indonesia. Tujuannya untuk mendorong berbagai gagasan, kajian, dan kerjasama Organisasi Pengelola Zakat Indonesia.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengembangkan ukuran keberhasilan pemberdayaan zakat dengan menggunakan mmetode Social Return on Investment (SROI). SROI merupakan salah satu metode pengukuran dampak yang kini makin banyak digunakan.

TAGS : Baznas Zakat




TERPOPULER :