Sabtu, 22/09/2018 11:56 WIB

Prambanan Jazz 2018 Peduli Lombok

Ada charity yang dilakukan pihak promotor Prambanan Jazz 2018 untuk korban Lombok, NTB. Apa bentuknya?

Promotor Rajawali Indonesia Communication Anas Syahrul Alimi tunjukkan bukunya. (Foto : Jurnas/Ginting)

Yogyakarta-Tidak hanya sekedar menggelar musik terbesar dan bergengsi saja, Prambanan Jazz 2018 juga peduli dengan musibah yang menimpa saudara-saudara se Tanah Air, di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).  

Penderitaan para korban gempa di Lombok dirasakan oleh Rajawali Indonesia Communication (RIC) selaku penyelenggara Prambanan Jazz 2018. Menurut CEO RIC, Anas Syahrul Alimi, dirinya bersama tim sepakat untuk memberikan donasi dari penjualan buku karya Anas Syahrul Alimi dan Muhidin M. Dahlan sebagai penulis dari bukunya yang berjudul “100 Konser Musik Di Indonesia”.

“Kali ini karena ada saudara kita yang kena musibah di Lombok, jadi ada program Prambanan Jazz berbagi. Kebetulan saya tulis buku. Semua penjualan dari buku itu akan kita beri ke korban gempa lombok. Jadi kita diskon harganya menjadi Rp 100 ribu, nanti hasilnya kita kasih ke lombok,” ujar Anas Syahrul Alimi, Sabtu (18/8) dini hari di pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta.

Buku setebal 682 halaman itu, menurut Anas berisikan tentang seluruh konser musik besar dan bersejarah yang pernah ada di Indonesia. Ia menyajikan seluruh konser yang digelar di Indonesia sejak tahun 1954 hingga sekarang.

“Semua yang ada di situ konser-konser berpengaruh di Indonesia ada dalam buku ini. Kita riset dari dari tahun 1954 sampai sekarang. Contohnya, Deep Purple dengan God Bless, Metallica pertama kali konser di Indonesia yang rusuh di lebak bulus. Lalu ada Kantata Taqwa yang dihadiri 220 ribu penonton dan masih jadi konser lokal dengan penonton terbanyak hingga sekarang,” jelas Anas sambil menunjukkan bukunya.

“Kita itu 8 bulan riset dengan 10 periset. Kita juga punya poster aslinya beli di Kompas atau Tempo. Semua Konser di buku ini berpengaruh di Indonesia, tapi kalau kurasinya ya tergantung kami,” tambah Anas.

Menurut Anas, dalam konser tersebut mencakup semua genre musik yang didalamnya terdapat konser-konser terbaik dan memberi pengaruh besar di Indonesia.

Ada juga konser musik dangdut Rhoma Irama, keroncong, Hari Roesli pun ada dalam buku tersebut. Termasuk konser Suju dan beberapa festival musik juga disajikan dalam buku itu.

“Iya festival yang kita anggap besar dan berpengaruh juga kita sajikan. Contohnya seperti java jazz dan jak jazz. Dengan banyaknya festival musik jazz saat ini, ga lepas juga dari pendahulu kita yang lebih dulu meenggelar konser dan festival,’ terang Anas.

Anas berencana akan melaunching bukunya itu di Jakarta. Namun, ia telah menjual bukunya di event musik Prambanan Jazz 2018 yang hasil penjualannya sepenuhnya diberikan ke kepada korban di Lombok.

TAGS : Kabar Artis Anas Syahrul Alimi Buku




TERPOPULER :