Kamis, 15/11/2018 19:28 WIB

Mendes: Pendamping Desa Harus Bisa Jadi Pengusaha

Demi meningkatkan kualitas para pendamping desa, Kemendes rencananya akan membuat program Akademi 4,0 demi membantu mereka memperbanyak pengetahuan untuk meningkatkan ekonomi desa.

Mendes PDTT, Eko Putro Sandjojo saat mendengarkan aspirasi dari dua orang pendamping desa, di Bengkulu, Kamis (16/08)

Bengkulu - Berbicara di hadapan ratusan pendamping desa wilayah Provinsi Bengkulu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI (Mendes PDTT), Eko Putro Sadjojo menghimbau para pendamping desa untuk terus meningkat kinerja dalam membangun desa.

Menurut Mendes Eko, pendamping desa harus bisa meningkatkan kualitas diri, salah satunya menjadi pengusaha sehingga bisa meningkatkan ekonomi perdesaaan.

"Dengan menjadi pengusaha, selain bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat, juga bisa meningkatkan perekonomian desa," ujar Mendes Eko saat mengisi sambutan dalam acara pertemuan dengan pendamping desa, Kamis (16/08) di Bengkulu.

Dalam kesempatan tersebut, politisi PKB itu mengisahkan sosok Solihin, seorang transmigran asal Solo yang memilih melakukan transmigrasi untuk mengubah hidup yang dulunya seorang supir tembak.

Empat tahun setelah berpindah ke Wulu, Solihin kata Mendes mampu merubah hidupnya, yang tadinya seorang supir tembak jadi pengusaha sukses karena memiliki semangat untuk berubah.

"Kini Solihin sudah mampu berpenghasilan 400 juta pertahun. Saya harap semangat itu juga dimiliki oleh para pendamping desa," tuturnya.

Mendes PDTT mengharapkan para pendamping desa untuk terus menggali potensi di desanya agar bisa menemukan hal yang dapat mempercepat peningkatan ekonomi desa.

"Pendamping desa harus terus fokus menggali potensi desa dengan berdialog dengan berdiskusi dengan aparat desa," ujarnya.

"Desa tidak akan kaya jika tidak bisa fokus," tambahnya sambil disambut gemuruh tepuk tangan para hadirin.

Demi meningkatkan kualitas para pendamping desa, Kemendes rencananya akan membuat program Akademi 4,0 demi membantu mereka memperbanyak pengetahuan untuk meningkatkan ekonomi desa.

"Jadi pelatihannya akan semakin praktis, karena semua data didownload bisa secara online, sehingga bisa dipelajari secara berulang-ulang," tambah Eko.

Setelah menjalani proses belajar selama enam bulan lewat program tersebut, Kemendes akan memberikan sertifikasi yang dikeluarkan langsung oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

TAGS : Info Kemendes Mendes PDTT Pendamping Desa




TERPOPULER :