Rabu, 21/11/2018 07:01 WIB

OVO Gandeng BAZNAS Bantu Korban Gempa Lombok

Baznas memiliki visi yang sama dengan OVO untuk membuka seluas-luasnya partisipasi warga dalam membantu korban gempa Lombok.

Serpihan gempa Lombok

Jakarta - Para pengguna aplikasi pembayaran digital, OVO membantu korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Baznas. Penggalangan dana yang dilakukan oleh OVO mendapat respon sangat baik dari masyarakat sehingga hanya dalam waktu beberapa hari, uang sudah terkumpul mendekati Rp500 juta dan akan dilipatgandakan oleh OVO, Grab, dan Lippo Group.

OVO menggalang dana secara mandiri melalui laman “Deals” pada aplikasi OVO. Penggalangan dana ini dibuat sehari setelah gempa pertama 6,4 SR mengguncang Lombok akhir Juli lalu sebagai bentuk keprihatinan kepada para korban.

“Kami sangat berterima kasih kepada pengguna OVO yang telah berpartisipasi dalam penggalangan dana untuk saudara-saudara kita korban gempa bumi di Lombok,” ujar President Director OVO, Adrian Suherman.

“Sebagai bentuk tanggung jawab kami, dana yang telah terkumpul akan sepenuhnya disalurkan melalui Baznas, organisasi kredibel yang sudah memiliki akses terhadap para korban serta untuk pembangunan sarana dan prasarana yang terdampak," tambahnya.

Deputi Baznas, Arifin Purwakananta mengatakan, Baznas memiliki visi yang sama dengan OVO untuk membuka seluas-luasnya partisipasi warga dalam membantu korban gempa Lombok. Dana yang terkumpul ini akan disalurkan kepada para korban gempa Lombok melalui berbagai program Baznas yang telah dilaksanakan di lokasi gempa.

Baznas telah menerjunkan tim gabungan untuk membantu para korban gempa bumi di Lombok,” katanya.

Hingga saat ini tim telah melakukan aksi evakuasi korban, mendirikan tenda pengungsian, membantu kebutuhan logistik untuk para pengungsi dan memberikan santunan kepada korban yang meninggal dunia.

Selain itu, Baznas juga memberikan bantuan strategis berupa rumah sakit lapangan, pembuatan fasilitas mandi, cuci dan kakus (MCK) portable, revitalisasi jaringan telepon dan listrik yang terputus, melatih korban dengan program trauma healing dan mendirikan hunian sementara.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan, jumlah korban meninggal dunia hingga Senin (13/8/2018) di Lombok mencapai 436 orang. Korban meninggal dunia berasal dari Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, Kota Mataram, Lombok Timur, Lombok Tengah dan Kota Lombok.

Untuk korban luka-luka tercatat 1.353 orang yang terdiri dari 783 orang luka berat dan 570 orang luka ringan. Seperti korban meninggal dunia, korban luka-luka terbanyak juga terdapat di Lombok Utara sebanyak 640 orang.

Sementara itu jumlah pengungsi berdasarkan data dari Posko Tanggap Gempa Lombok tercatat ada 352.793 pengungsi yang tersebar di Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur dan Kota Mataram.

TAGS : Baznas Zakat Ovo Lombok




TERPOPULER :