Selasa, 20/11/2018 02:28 WIB

Visual Marketing Strategist Solusi Pengembangan Produksi Masa Kini

Sebuah proses produksi visual yang menggabungkan riset, strategi dan pengembangan kreatif.

ARKA Creative Studio menawarkan alternatif melalui framework Strategic Visuality.(Foto : Andi Mardana)

Jakarta - Di dunia bisnis maupun non-bisnis yang sekarang harus bersaing ketat untuk mendapatkan perhatian dan hati konsumen, riset untuk komunikasi dan branding menjadi sebuah keharusan. Perusahaan-perusahaan produk konsumen ternama menggunakan berlapis-Iapis konsultan/ahensi/firma jasa dalam pengembangan produk maupun komunikasi mereka.

"Dengan banyaknya lapisan tersebut, tentunya pengembangan produk/komunikasi bisa memakan biaya dan waktu persiapan yang sangat banyak," kata Poska Ariadana selaku Research & Development Analyst ARKA di Jakarta, Rabu (18/7).

Poska menjelaskan pentingnya riset di dalam dunia pemasaran, komunikasi dan kreatif. Jenis riset utama yang diterapkan ialah riset kualitatif yang berakar dari keilmuan sosial dan humaniora. Pendekatan riset tersebut bertujukan untuk mendapatkan `Insight` yang diperlukan.

"Berdasarkan `Insight` tersebut, kami mengembangkan ide dan eksekusi visual yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah dan memenuhi kebutuhan klien," kata Poska.

ARKA Creative Studio atau yang Iebih dikenal sebagai ARKA hadir dengan menawarkan alternatif melalui framework `Strategic Visuality`. Sebuah proses produksi visual yang menggabungkan riset, strategi dan pengembangan kreatif.

Selain bertujuan untuk menghasilkan produk visual dan komunikasi yang tepat dan efektif framework ini ditujukan untuk memotong proses berlapis-lapis dalam pengembangan produk/komunikasi konvensional. Kali ini, ARKA memperkenalkan "Experience Menu Map" yang diciptakan untuk memudahkan para customer mengetahui kisaran biaya yang dibutuhkan ketika menggunakan service mereka.

Anshar Safri sebagai Founder & CEO ARKA menjelaskan ARKA merupakan perusahaan Visual Marketing Strategist yang memberikan jasa pembuatan materi visual marketing dari fase pemahaman mengenai target market hingga produksi visual atau audio visual itu sendiri. "Kami melakukan in-depth research mengenai target market menggunakan riset kualitatif," ujarnya.

Anshar juga menyampaikan pihaknya ingin memberikan kemudahan kepada partnernya dalam pembuatan strategi dan produksi visual yang sesuai kebutuhan, keuangan dan juga objektif mereka dengan memperkenalkan "experience menu map".

Suatu tantangan bagi pihaknya untuk mengkomunikasikan arti dan makna dari framework `Strategic Visuality` yang telah dirumuskan oleh tim Research & Development nya hanya dengan verbal atau tulisan. "Karena itu kami develop suatu sarana yang bernama Experience Menu Map yang bertujuan untuk memudahkan para target audience dan target market kamu agar dapat mengetahui berbagai macam servis yang kami tawarkan," kata Pandu Priyanto selaku Co-founder dan CMO ARKA mengatakan

Dengan metode gamification, Experience Menu Map ini juga mempunyai user experience yang menarik agar para kliennga dapat berkonsultasi mengenai kebutuhan mereka dengan desain visual yang mudah dimengerti lengkap dengan budget calculator. "Saya berharap dengan inovasi ini, para target audience dan target market dapat mengenal ARKA Creative Studio lebih dalam secara efisien dan spesifik," tambahnya.

TAGS : kreatif strategi marketing visual framework




TERPOPULER :