Jum'at, 16/11/2018 14:29 WIB

Alumni WMP Berharap Kemenpora Berikan Pembinaan Lanjutan

Pendampingan lanjutan itu bisa berupa pelatihan peningkatan kapasitas, konsultasi atau fasilitasi lain yang diperlukan dalam mengembangkan usaha.

Salman Alfarisi (kanan) bersama Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Niam

Pontianak – Wirausahawan Muda yang pernah mendapatkan bantuan permodalan lewat program Wirausaha Muda Pemuda (WMP) dari Kemenpora, berharap bisa mendapatkan pembinaan atau pendampingan lanjutan agar proses usaha yang mereka jalankan bisa berjalan semakin baik. Sebab, banyak kendala dan tantangan yang dihadapi wirausahawan muda untuk mempertahankan dan mengembangkan bisnisnya.

“Program WMP sangat bagus dan membantu kami yang baru merintis usaha. Namun setelah kami mendapatkan bantuan permodalan, sebaiknya dilanjutkan dengan pendampingan lanjutan,” ujar Jelsy Meivira, penerima manfaat WMP tahun 2017, di Pontianak, Kamis (24/5/2018).

Pendampingan lanjutan itu bisa berupa pelatihan peningkatan kapasitas, konsultasi atau fasilitasi lain yang diperlukan dalam mengembangkan usaha. “WMP itu untuk usaha perorangan. Jika hendak meningkatkan usaha agar berbadan hukum misalnya, tidak sedikit yang menghadapi kendala, baik proses maupun biayanya. Kemenpora bisa membantu wirausahawan muda mengatasi kendala tersebut,” tambah Jelsy yang tahun lalu masuk enam besar WMP Berprestasi lewat usaha d`Jr Maquette yang memproduksi maket dengan memanfaatkan limbah.

Arsitektur yang baru lulus dari Universitas Tanjung Pura Pontianak ini juga melihat, tidak sedikit pemuda di wilayah pedalaman atau perbatasan yang tertinggal, memiliki kreativitas dan potensi usaha yang dapat dikembangkan. “Karena itu program WMP Kemenpora juga harus bisa menjangkau para pemuda hingga ke pelosok, juga lebih selektif dalam memberikan bantuan WMP,” tambah gadis kelahiran Pontianak, 19 Mei 1993 ini.

Pentingnya pendampingan juga dikemukakan Salman Alfarisi yang menjalankan usaha fotografi yang mendapatkan bantuan WMP 2017. “Dalam menjalankan usaha, mungkin ada yang menghadapi pasang surut. Jika ada pendampingan, wirausaha muda/" style="text-decoration:none;color:red;">wirausaha muda yang menghadapi kejenuhan atau mentalnya menurun, bisa bersemangat kembali,” tutur Salman.

Menurut dia, salah satu bentuk pembinaan lanjutan yang bisa diberikan Kemenpora kepada alumni WMP adalah pelatihan atau fasilitasi kursus untuk meningkatkan skill dan bersertifikasi. “Setelah mendapatkan bantuan WMP, saya kini memiliki peralatan fotografi sendiri. Ke depan saya ingin memiliki studio sendiri sehingga selain tambahan modal, juga memerlukan kursus untuk meningkatkan skill dan sertifikat keahlian untuk mendapatkan order lebih besar,” kata mahasiswa semester akhir Fakultas Ekonomi Universitas Tanjung Pura ini.

Suryadi, penerima bantuan WMP 2017 dengan usaha fotokopi yang kini sudah melebarkan sayap ke jasa desain dan cetak spanduk, juga berharap mendapatkan pembinaan untuk mengejar cita-citanya memiliki usaha percetakan dan digital printing yang besar. 

“Program WMP ini harus dilanjutkan karena sangat membantu wirausaha muda/" style="text-decoration:none;color:red;">wirausaha muda dalam melalui langkah awal usaha yang berat dari nol. Namun setelah itu harus ada pendampingan agar bisa terus maju dan berkembang,” kata pemuda asal Kubu Raya lulusan Sastra Inggris UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.

Kabid Akses Permodalan pada Asdep Kewirausahaan Kemenpora, Toni Poniman mengatakan, masukan-masukan dari penerima WMP akan ditampung untuk memperbaiki WMP sebagai program unggulan Kemenpora. Meski sudah ada beberapa program lanjutan dan kegiatan Kemenpora yang bisa diikuti para penerima WMP sebelumnya, namun masukan-masukan dari bawah sangat diperlukan untuk perbaikan ke de0an.

“Sementara ini sudah ada forum para penerima WMP di tingkat nasional. Kita dorong mereka juga untuk membentuk forum di daerah masing-masing agar bisa saling berkomunikasi, bertukar pikiran mengatasi tantangan dan menambah jejaring yang dapat meningkatkan usahanya, sekaligus menjadi penggerak tumbuhnya wirausahawan muda dib setiap daerah” ujar Poniman.

TAGS : wirausaha muda wirausaha kemenpora




TERPOPULER :