Jum'at, 16/11/2018 20:36 WIB

Kualitas Tidur Penduduk Indonesia Masih Rendah

Perempuan Indonesia memiliki kualitas tidur yang secara signifikan lebih baik dibandingkan laki-laki.

ilustrasi tidur.(Foto : Google)

Jakarta - Tidur merupakan salah satu kegiatan penting dalam kehidupan sehari-hari dan berpengaruh dalam kesehatan secara umum. Terlebih lagi saat ramadan, tidur berkualitas sangat penting untuk menjaga performa aktivitas harian. Bekerja sama dengan aplikasi sleep tracking kenamaan Sleep Cycle, Melia Hotels & Resorts merilis Sleep Report Indonesia 2018 yang menunjukkan statistik pola tidur masyarakat di Indonesia.

Berdasarkan data yang diekstrasi dari 975,742 pengguna aplikasi Sleep Cycle selama lebih dari 81,298,155 malam selama tahun 2017, Sleep Report Indonesia 2018 memberikan gambaran akan kebiasaan tidur masyarakat Indonesia.

Mayoritas masyarakat Indonesia memiliki kualitas tidur nyenyak yang rendah, dengan umur 18 – 34 tahun memiliki kualitas tidur terbaik (55.8 m.p.h.), sedangkan umur lebih lanjut memiliki kualitas tidur yang lebih buruk (67.3 m.p.h.). Ditemukan juga bahwa perempuan Indonesia memiliki kualitas tidur yang secara signifikan lebih baik (52.8 m.p.h.) dibandingkan dengan kaum pria (63.6 m.p.h.).

Indonesia juga memliki waktu tidur yang bervariasi. Masyarakat kota Denpasar rata-rata beristirahat di pukul 23.40, sedangkan kota Jakarta tidak beristirahat hingga pukul 00.09. Terdapat pula variasi yang serupa pada perbedaan gender; kaum perempuan rata-rata beristirahat pada pukul 23.51 sedangkan kaum pria baru beristirahat pada pukul 00.00.

Dr Nerina Ramlakhan, Ahli Tidur Resmi Melia Hotels & Resorts mengungkapkan bahwa kualitas tidur tidak hanya memberikan penyembuhan fisik, namun juga dapat membantu peremajaan secara mental, emosional, dan psikologis. "Saat kita mendapatkan kualitas tidur yang baik, inspirasi, semangat, dan rasa bahagia dalam hidup akan muncul kembali. Hal ini akan berdampak pada seluruh aspek, sehingga kita harus menghargai waktu tidur kita," ujarnya.

Terutama lagi, memasuki bulan puasa ini tentunya tubuh mendapatkan asupan gizi dan cairan yang lebih sedikit dibandingkan biasanya, sehingga tidur berkualitas menjadi semakin penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Agar mendapatkan tidur yang baik dalam waktu yang terbatas, beliau membagikan beberapa tips seperti seperti membuat `sleep sanctuary`, melakukan meditasi, dan pentingnya sahur atau sarapan yang seimbang.

Ruben Casas, Senior Director Business Development Melia Hotels International Asia Pacific mengungkapkan pihaknya gembira untuk mempersembahkan Sleep Report Indonesia sebagai perwujudan komitmen dalam memberikan pengalaman menginap terbaik untuk para tamu. "Kami ingin memanfaatkan kesempatan kolaborasi dengan Sleep Cycle untuk meraih wawasan dan membantu para tamu untuk mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik," jelas Ruben.

TAGS : kualitas tidur Penduduk Sleep Cycle




TERPOPULER :