Jum'at, 21/09/2018 11:18 WIB

5 Alasan Perempuan Pakai Hijab, Kamu yang Mana?

Semakin banyak perempuan berhijab berbanding lurus dengan makin happeningnya industri fashion hijab.

Model hijab (Foto: Instagram)

Jakarta - Sudah menjadi pengetahuan umum kalau menutup aurat merupakan kewajiban bagi tiap wanita muslim. Faktor agama menjadi alasan terkuat mengapa perempuan mengnakan hijab.
 
Hijab berasal dari bahasa Arab yang kata dasarnya adalah hajaban yang berarti penghalang. Di beberapa negara, kata hijab lebih sering merujuk kepada kerudung yang digunakan oleh wanita muslim.

Namun jika diartikan secara harfiah menurut keilmuan Islam, hijab lebih merujuk kepada tata cara berpakaian yang pantas sesuai dengan tuntunan agama. Hijab juga bisa berarti suatu pembatas yang menutupi aurat.

Belakangan ini semakn banyak perempuan yang memtuskan berhijab. Hal itu bisa kita di jumpa i ruang publik an instansi perkantoran. Tak ketinggalan juga publik figur makin banyak yang mengenakan hijab. Tentu saja hal itu semakin menginspirasi perempuanlainnya.

Dengan semakin banyaknya perempuan tentu saja membuat industri fashion hijab semakin diminati dan terus berkreasi mengikuti tren yang sedang berkembang.

Selain tentu saja karena faktor agama, ternyata berdasarkan data yang dihimpun oleh Jurnas.com terdapat berbagai alasan pendukung lainnya.

1. Mendapat Hidayah

Banyak alasan wanita msulimah belum mengenakan hijab lantaran belum dapat hidayah. Salah satu alasan memakai hijab seperti yang dikatakan salah satu pegawai instansi pemerintahan. Karena perintah agama baginya adalah alasan satu-satunya dan diiringi dengan hidayah yang ia dapatkan memutuskannya mantap berhijab hingga sekarang.

"Bagi saya murni karena perintah agama jika banyak mode hijab yang kian berkembang ya itu bonus," ujarnya.

2. Dorongan Suami

Faktor orang-orang sekitar termasuk keluarga kesayangan juga menjadi alasan mengapa wanita muslimah mengenakan hijab. Hal itu diamini oleh salah satu pengguna hijab yang awalnya memakai karena dukungan dari suami.

"Suami sudah lama meminta saya berhijab, akhirnya sekarang mantap berhijab. Apalagi hijab sekarang juga makin nyamah banyak pilihan," imbuh perempuan wiraswasta ini.

3. Merasa Tersinggung

Pengalaman unik dirasakan oleh Thuti, seorang pegawai bank di Sulawesi. Awalnya ia merasa sering tersingung karena sindirian secara tidak langsung justru mengena di hatinya. Thuti yang awalnya tomboi memutuskan untuk berhijab.

"Akhirnya saya curhat sama bapak dan ia makin menyemangati saya buat berhijab, meski di awal-awal mamak saya kurang setuju karena lebih suka melihat saya yang tomboy," ucapnya.

4. Model Hijab Kian Stylish

Perkembangan model hijab di Indonesia yang kian beragam membuat bahan hijab makin banyak pilihan. Mulai dari basic katun hingga yang paling premium yaitu voal turut mewarnai.

Memang, kata seorang Anggota LSM di Jakarta ini mengaku, awalnya ia tertarik lantaran model hijab yang makin stylish dan tentu saja nyaman. Tapi justru itulah yang mendorongnya mantap berhijab. "Kadang hidayah datang dari mana saja termasuk melihat teman saya yang pakai hijab jadi semakin stylish," imbuhnya.

5. Menunjang Percaya Diri

Sejak kecil, Rezky salah satu karyawan swasta di Jakarta sudah terbiasa mengenakan hijab. Apalagi dirinya menuntut ilmu di pesantren, diwajibkan berhijab. "Jadi rasanya ya seperti ada yang kurang kalau gak pakai, jadi nggak percaya diri gitu," ungkapnya.

TAGS : hijab mode wanita




TERPOPULER :