Jum'at, 20/07/2018 09:52 WIB

Kementan Selamatkan Petani Serabutan

Bawang putih yang akan dipanen adalah varietas yang banyak ditanam yaitu Lumbu Kuning dan Lumbu Hijau

Petani Bawang di Banyuwangi

Bayuwangi -  Kementerian Pertanian (Kementan) akan melakukan panen perdana bawa ng putih. Lokasi sentra baru pengembangan bawang putih ini terletak  Kabupaten Banyuwangi terletak di e1Dusun Jambu, Desa Tamansari, Kecamatan Licin di kaki Gunung Ijen, Kamis (23/3).

Penanaman mulai dilakukan pada 2 November 2017 lalu di lahan milik PT Perkebunan Lidjen dengan status Hak Guna Usaha (HGU). Pada tahap awal luasan yang telah digunakan 116 Hektar dalam satu hamparan.

Bawang putih yang akan dipanen adalah varietas yang banyak ditanam yaitu Lumbu Kuning dan Lumbu Hijau yang didatangkan dari sentra bawang putih Parakan, Temanggung, Jawa Tengah.

Jenis tanahnya adalah Andisol dan Inceptisol yang tergolong subur dan sesuai untuk budidaya bawang putih.

Lahan tersebut selama 6 tahun lebih kondisinya terlantar, tidak terawat dan kurang produktif. Sebagian besar awalnya hanya ditanami kayu hutan dan Jati Putih (Gmelina arboria).

Peraturan Menteri Pertanian Nomor 38 tahun 2017 yang mewajibkan pelaku usaha untuk menanam dan menghasilkan bawang putih sebanyak 5 persen dari volume permohonan Perkembangan Penerbitan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) turut mendorong pengembangan bawang putih di tanah air termasuk Banyuwangi.

Meski kebijakan itu dipandang memberatkan importir, seperti penentuan lahan yang sesuai, penyediaan benih, kesiapan SDM petani, infrastruktur, administrasi dan lain sebagainya. Namun, seiring dengan pendampingan dari Kementan dan Dinas Pertanian Provinsi atau Kabupaten, berbagai kendala relatif dapat teratasi.

Salah satu pekerja bu Alfin yang dijumpai jurnas.com  mengaku sangat merespon kebijakan tersebut. Mengapa tidak sebelumnya hanya pekerja serabutan dan mengadu nasib ke daerah lain dengan hasil tak menentu, kini  sudah mampu mendapatkan pemasukan tiap harinya.

Masuk kerja dari jam 07:00 hingga 12:00 siang mereka sudah mampu meraup Rp35 hingga Rp40 per hari libur Jumat dan Sabtu."Belum cukup, karena kita  ke sini ongkos Rp5 ribu. Tapi alhamdulillah, walaupun dengan jumlah yang sedikit, tapi setiap hari masuk," ujar bu Alfi.

TAGS : Kementan Amran Bawang Banyuwangi




TERPOPULER :