Sabtu, 22/09/2018 08:43 WIB

Amerika Tolak Berikan Visa pada Produser Asal Suriah Ini

Last Men in Aleppo menceritakan tentang sebuah kelompok bernama White Helmets, organisasi relawan pencarian dan penyelamatan.

Kareem Abeed

Jakarta - Produser Suriah, Kareem Abeed, yang dinominasikan oleh Oscar `Last Men in Aleppo` terancam gagal menghadiri Academy Awards ke-90, yang diadakan di Los Angeles pada 4 Maret mendatang, lantaran Amerika Serikat menolak mengeluarkan visa untuknya.

Padahal `Last Men in Aleppo` merupakan film yang telah menorehkan sejarah sebagai nominasi Oscar Documentary Feature pertama dari tim produksi Suriah. Film tersebut isutradarai oleh sutradara Feras Fayyad dan produser Kareem Abeed.

Menurut Asosiasi Dokumenter Internasional, penolakan Abeed dilaporkan dilakukan berdasarkan Bagian 212 (f) Undang-Undang Imigrasi dan Kewarganegaraan. Ketentuan itu dimabil dari keputusan Presiden Donald Trump sebagai dasar larangan perjalanan ke AS. 

Versi terbaru Trump tentang larangan bepergian, yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung AS dapat diberlakukan pada Desember, mencakup pembatasan yang bervariasi terhadap warga negara asing yang memasuki AS dari negara-negara seperti Chad, Iran, Libya, Korea Utara, Suriah, Venezuela, Somalia dan Yaman.

Penolakan tersebut mengundang aksi protes dari pihak perfileman dunia. Academy of Motion Picture Arts and Sciences telah merilis sebuah pernyataan solidaritas untuk produser Suriah dan seluruh tim film tersebut.

"Selama 90 tahun, Oscar telah merayakan prestasi dalam seni pembuatan film, yang berusaha melampaui batas dan berbicara kepada khalayak di seluruh dunia, terlepas dari perbedaan nasional, etnis, atau agama," bunyi pernyataan tersebut.

"Sebagai pendukung pembuat film, dan hak asasi manusia semua orang, di seluruh dunia, kita berdiri dalam solidaritas dengan Fayyad dan juga produser film Kareem Abeed, yang ditolak memasuki Amerika Serikat untuk menghadiri Academy Awards pada tanggal 4 Maret," lanjutnya.

Last Men in Aleppo menceritakan tentang sebuah kelompok bernama White Helmets. Organisasi relawan ini melakukan misi pencarian dan penyelamatan, dalam upaya menyelamatkan nyawa di tengah serangan bom di wilayah yang dilanda perang tersebut.

TAGS : Suriah Amerika Oscar




TERPOPULER :