Senin, 23/04/2018 06:44 WIB

Strategi Mercedes Benz Kembangkan Bisnis di Indonesia

Induk perusahaan otomotif dunia asal Jerman yang mengeluarkan produk bermerk Mercedes Benz, Daimler AG telah melakukan strategi baru di awal tahun 2018

Markus Villinger President Director dan CEO PT Daimler Commercial Vehicles. Hari ini 11/1/18 mengumumkan strategi baru operasional bisnis kendaraan niaganya di hotel Borobudur Jakarta. (Foto: Nuryono/jurnas.com)

Jakarta - Induk perusahaan otomotif dunia asal Jerman yang mengeluarkan produk bermerk Mercedes Benz, Daimler AG telah melakukan strategi baru di awal tahun 2018 dengan merestrukturisasi perusahaannya di Indonesia.

Strategi baru yang dilakukan oleh Daimler AG tersebut dengan mendirikan perusahaan PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) yang difokuskan dalam bisnis kendaraan niaga di Indonesia yakni truk dan bus.

Sehingga, dalam restrukturisasi ini, terdapat dua perusahaan di Indonesia yang akan memegang produk mercedes benz di indonesia yakni PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) untuk mengurusi kendaraan niaga dan PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) akan fokus pada penjualaan mobil penumpang.

"Perusahaan baru (DCVI) ini akan mempercepat proses pengambilan keputusan dan menjadi lebih fleksibel dalam memenuhi permintaan pelanggan sehingga akan membuat bisnis menjadi lebih mudah," kata Markus Villinger yang diangkat sebagai President Director dan CEO PT DVCI dalam Media Gathering di Hotel Borobudur Jakarta pada Kamis (11/1).

Markus menyampaikan bahwa strategi baru ini sebagai tindak lanjut dalam keberhasilan Mercedes Benz pada tahun 2017 lalu dalam meningkatkan produknya di Indonesia yang di klaim telah mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya pada produk kendaraan niaga.

"Penjualan truk kita meningkat pada 2017 karena pekerjaan kontruksi meningkat. Harga bahan mentah juga meningkat seperti batu bara," katanya.

Bukan hanya itu saja, pencapaian lainnya adalah pembangunan pabrik mereka di Wanaherang, Bogor yang berkapasitas 5.000 unit dalam setahun ternyata sudah merakit secara lokal truk seri Axor sebanyak 500 unit untuk pasar Indonesia.

"Truk seri Axor ini kita menargetkan tahun ini dapat diproduksi 1.000 hingga 1.500 unit," katanya.

Untuk truk model lainnya seperti Actros dan bus Mercedez-Benz, Markus mengklaim juga telah mencatatkan penjualan terbaiknya di Indonesia pada tahun 2017 lalu.

"Ini membuktikan Mercedez-Benz menawarkan kualitas terbaik dalam kelas kendaraan niaga, didukung kinerja mesin bermutu, keamanan terjamin, dan kenyamanan, kita berharap dengan strategi baru ini dapat mengembangkan bisnis kendaraan niaga Mercedes-Benz ke arah yang lebih baik di 2018," katanya.

TAGS : Otomotif Mercedes Benz Jerman Daimler AG




TERPOPULER :