Rabu, 26/09/2018 15:24 WIB

Penyakit Gusi Meningkat Resiko Terkena Kanker Tenggorokan

para peneliti tersebut menyarankan agar masyarakat selalu menjaga kesehatan gusi,

Ilustrasi Kanker

akarta - Sebuah penelitian yang dilakukan NYU Langone Health di New York menyebutkan bahwa bakteri penyakit gusi meningkatkan resiko terkena kanker tenggorokan. 

Untuk itu, para peneliti tersebut menyarankan agar masyarakat selalu menjaga kesehatan gusi, salah satunya dengan teratur membersihkan gigi serta menghindari makanan yang merusak gusi.

Studi tersebut melacak kesehatan mulut dari 122.000 orang Amerika selama 10 tahun. Ditemukan bahwa kehadiran dua jenis bakteri yang terkait dengan penyakit gusi dapat meningkatkan risiko kanker.

"Kehadiran satu bakteri oral yang disebut Tannerella forsythia, terkait dengan peningkatan 21 persen kemungkinan mengembangkan tumor esofagus (kanker tenggorokan), kata sebuah tim yang dipimpin oleh Jiyoung Ahn, anggota associate director untuk ilmu populasi di NYU Langone Health di New York City.

Hasil penelitian tersebut mengungkapkan, penyakit gusi ditemukan menjadi salah satu pembunuh nomor satu, seperti peningkatan penyakit jantung. 

Namun seorang ahli kanker kerongkongan yang mengulas temuan baru tersebut menekankan bahwa para periset belum dapat membuktikan hubungan kausal dengan tumor esofagus.

"Yang tidak jelas apakah keberadaan bakteri ini atau penyakit yang diakibatkannya terutama bertanggung jawab atas perkembangan kanker," kata Dr. Anthony Starpoli, associate director endoskopi kerongkongan di Lenox Hill Hospital di New York City.

Namun, Starpoli yakin spesialis harus mempertimbangkan evaluasi yang tepat terhadap rongga mulut dan juga sisa saluran pencernaan dengan harapan diagnosis dini kanker kerongkongan.

Tercatat, kanker esofagus merupakan jenis kanker kedelapan yang paling umum dan penyebab utama keenam kematian akibat di seluruh dunia. Pasalnya, seringkali hanya didiagnosis pada stadium lanjut, tingkat ketahanan hidup seseorang yang mencapai lima tahun hanya antara 15 sampai 25 persen.

"Kanker esofagus adalah kanker yang sangat fatal, dan ada kebutuhan mendesak untuk jalan baru pencegahan, stratifikasi risiko, dan deteksi dini," tambahnya.

TAGS : Kanker Tenggorokan Penyakit Kesehatan




TERPOPULER :