Jum'at, 26/04/2019 09:08 WIB

4 Pengusaha Indonesia Masuk Jajaran Orang Terkaya se-Asia

Terdapat empat nama pengusaha asal Indonesia masuk jajaran orang terkaya se-Asia versi Forbes. Siapakah mereka?

Robert Budi Hartono (foto: Republika)

Jakarta - Majalah Forbes baru saja merilis daftar 50 orang terkaya se-Asia. Dalam daftar tersebut, terdapat empat nama pengusaha asal Indonesia. Siapakah mereka?

Pertama, Hartono bersaudara, Robert Hartono dan Michael Hartono. Pemilik PT Djarum dan pemegang saham mayoritas di Bank Central Asia (BCA) itu menempati posisi ke-5, dengan total kekayaan mencapai 32 miliar dolar atau Rp433 triliun.

Kedua, Eka Tjipta Widjaja, pemilik dan pendiri perusahaan Sinar Mas. Berada di peringkat 24, pria kelahiran Tiongkok 27 Februari 1921 itu mengumpulkan total kekayaan mencapai 10,4 miliar dolar atau Rp140 triliun.

Ketiga, tidak terpaut jauh dari posisi Widjaja, terdapat nama Anthony Salim, di peringkat ke-27. Bos Indofood tersebut memiliki jumlah kekayaan hingga 8,8 miliar dolar atau Rp119 triliun.

Dan terakhir, pendiri sekaligus pemilik Indorama Coorporation, Sri Prakash Lohia. Pria yang lahir dan besar di India itu berada di peringkat ke-29 Asia, dengan kekayaan mencapai 8,68 miliar dolar atau Rp117 triliun.

Sementara di posisi teratas yang menyandang sebagai orang terkaya se-Asia adalah Mukesh Ambani, pengusaha asal India. Kekayaan yang dia miliki sebesar 44 miliar dolar atau Rp595 triliun. Ambani menggeser dominasi pendiri grup Samsung, Lee Byung-Chull. Dilansir dari Forbes, kekayaan Ambani meroket setelah sahamnya di Reliance Industry mengalami peningkatan, karena membaiknya margin penyulingan dan permintaan terhadap perusahaan migas tersebut.

Berikut ini daftar 50 orang terkaya se-Asia:

Ambani (44.8 miliar dolar) - India

Lee Byung-Chull (40.8 miliar dolar) - South Korea

Kwok (40.4 miliar dolar) - Hong Kong

Chearavanont (36.6 miliar dolar) - Thailand

Hartono (32 miliar dolar) - Indonesia

Lee Shau Kee (29 miliar dolar) - Hong Kong

Kwek / Quek (23.3 miliar dolar) - Malaysia

Cheng Family (22.5 miliar dolar) - Hong Kong

Sy (20.1 miliar dolar) - Philippines

Chirathivat family (19.3 miliar dolar) - Thailand

Premji (19.2 miliar dolar) - India

Hinduja (18.8 miliar dolar) - India

Tsai (Wan-Tsai & Wan-Lin) (17.7 miliar dolar) - Taiwan

Mittal (17.2 miliar dolar) - India

Kuok (16.6 miliar dolar) - Singapore

Mistry (16.1 miliar dolar) - India

Chung (14.8 miliar dolar) - South Korea

Saji (14.2 miliar dolar) - Japan

Birla (14.1 miliar dolar) - India

Godrej (14 miliar dolar) - India

Pao (13.4 miliar dolar) - Hong Kong

Yoovidhya family (13.1 miliar dolar) - Thailand

Kadoorie (11 miliar dolar) - Hong Kong

Widjaja (10.4 miliar dolar) - Indonesia

Ng (9.7 miliar dolar) - Singapore

Bajaj (9.3 miliar dolar) - India

Salim (8.8 miliar dolar) - Indonesia

Koo Family (In-Hwoi) (8.7 miliar dolar) - South Korea

Lohia (8.68 miliar dolar) - Indonesia

Lee (8.4 miliar dolar) - Hong Kong

Law (7.8 miliar dolar) - Hong Kong

Jindal (7.68 miliar dolar) - India

Mori (7.6 miliar dolar) - Japan

Tsai (Eng-Meng) (7.1 miliar dolar) - Taiwan

Burman (7.05 miliar dolar) - India

Lal (7 miliar dolar) - India

Bangur (6.7 miliar dolar) - India

Khoo (6.4 miliar dolar) - Singapore

Chey (6.3 miliar dolar) - South Korea

Wee (6.25 miliar dolar) - Singapore

Sehgal (6.15 miliar dolar) - India

Wadia (6.14 miliar dolar) - India

Zobel (6.13 miliar dolar) - Philippines

Singh (6.1 miliar dolar) - India

Patel (6 miliar dolar) - India

Kwee (5.5 miliar dolar) - Singapore

Piramal (5.38 miliar dolar) - India

Munjal (5.37 miliar dolar) - India

Tung (5.2 miliar dolar) - Hong Kong

Lo (5 miliar dolar) - Hong Kong

TAGS : Forbes Orang terkaya Ekonomi Hartono Djarum Indofood




TERPOPULER :