Kamis, 23/11/2017 08:59 WIB

Marquez Target Pertahankan Gelar Musim 2018

Marquez mengatakan ban Michelin depan stiffer baru yang diperkenalkan Mugello sangat membantunya musim ini, dan tentu itu akan kembali menjadi andalan tim Honda di musim depan.  

Marquez (foto; MotoGP)

Jakarta - Pembalap Repsol Honda berhasil mempertahankan gelar juara dunia MotoGP setelah berhasil finis ketiga pada balapan di Valencia, Minggu (12/11). Ia pun berhasrat mempertahankan gelar tersebut di musim depan.

Rider asal Spanyol telah memiliki gelar juara dunia kelas 125cc pada tahun 2010, kelas Moto2 pada tahun 2012, dan kelas MotoGP tahun 2013, 2014, 2016, dan 2017.  Dia adalah juara dunia termuda sepanjang sejarah MotoGP.

"Saya lebih cepat tapi saya tidak aman 100 per, saya banyak yang mengalami kecelakaan, tapi untuk tahun depan saya ingin mperbaikinya dan tampil lebih baik,” ujar Marquez dilansir Crash.

Marquez mengatakan ban Michelin depan stiffer baru yang diperkenalkan Mugello sangat membantunya musim ini, dan tentu itu akan kembali menjadi andalan tim Honda di musim depan.  

"Ban baru itu sedikit lebih membantu untuk keselamatan bagi semua pengendara karena Anda melihat bagian pertama musim ini, empat atau lima balapan pertama, bila ada banyak kecelakaan aneh. Jadi ini adalah bantuan kecil untuk semua orang dan ini membantu kenaikan level untuk semua orang, "kata Marquez.

“Saya merasa sedikit lebih baik dan langkah demi langkah kami mencoba beberapa hal yang berbeda dan saya merasakannya. Ketika kita melaju dalam batas pada tingkat itu, sangat sulit satu hari ke yang lain untuk mencoba satu hal dan menjadi setengah detik lebih cepat dan aman,"tambahnya.

Marquez menyoroti mesin big bang baru yang diperkenalkan Honda tahun ini sebagai salah satu alasan mengapa ia berjuang di awal musim, namun menekankan motor baru tersebut tidak memberikan kontribusi pada jumlah crash yang lebih tinggi.

"Ini adalah satu hal yang sangat mengesankan, tidak banyak produsen yang bisa menempatkan satu mesin baru tanpa pengalaman di musim pertama dan memenangkan kejuaraan. Ini adalah kekuatan Honda dan mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa, tapi ini mungkin alasan utama mengapa kita tidak tampil bagus musim ini," katanya.

"Tapi ini normal dan ketika kita mendapatkan pengalaman, kita mengerti banyak hal. Tabrakan tidak berhubungan dengan mesin tapi tentu saja selalu jika Anda memiliki lebih banyak tenaga, maka Anda bisa lebih lambat di tikungan karena waktu putarannya lebih mudah. Mereka bekerja keras di sisi mesin dan sasis dan berusaha menjadi lebih cepat dan membaik setiap tahunnya."

TAGS : Marquez Honda MotoGP




TERPOPULER :