Jum'at, 20/10/2017 02:55 WIB

Pabrik Siap Dibangun, Ini Kelebihan Motor Listrik Buatan Indonesia

Impian pemerintah memproduksi motor listrik sebentar lagi terwujud.

Gesit, motor listrik buatan Indonesia

Jakarta – Impian pemerintah memproduksi motor listrik sebentar lagi terwujud. Setelah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI nanti, sebuah pabrik motor listrik bakal dibangun di kawasan Bogor.

“Iya tanggal 18 (Agustus, Red) nanti akan meletakkan batu pertama di Cileungsi, Bogor. Semua infrastrukturnya akan dibangun di sana. Termasuk baterai,” kata Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, Kamis (10/8) lalu.

Gesit, demikian nama yang diberikan untuk produk motor listrik buatan anak bangsa tersebut. Dengan tenaga baterai penyimpanan litium berdaya 3 Kwh, Gesit bisa menempuh jarak sejauh 90-100 kilometer.

“Untuk pengguna di Jabodetabek, masih bisa digunakan sampai satu hari penuh,” kata Dosen Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Alief Wikarta kepada Jurnas.com beberapa waktu lalu. Alief merupakan satu dari sekian banyak ahli yang terlibat dalam pembuatan motor listrik Gesit.

Tidak hanya mampu menempuh jarak yang lumayan jauh, Gesit ini juga bisa melaju hingga 80-90 kilometer per jam. Untuk mengisi ulang baterai litium pun hanya dibutuhkan waktu selama tiga jam.

Namun jika pengendara tiba-tiba kehabisan baterai di tengah jalan, Alief mengungkapkan nantinya baterai isi ulang akan dijual di setiap SPBU. Harganya relatif murah, yakni 1.500 per 1 Kwh. Artinya, untuk satu baterai dengan daya 3 Kwh pengendara hanya merogoh kocek sebesar Rp 4.500.

“Layar spedometer menggunakan ponsel smartphone untuk melihat indikator bensin dan kecepatan. Ponsel pun nantinya dirancang supaya bisa memakai ponsel pengendara. Hanya butuh menginstall aplikasi khusus motor listrik saja,” ungkapnya.

TAGS : Motor Listrik Tekno Iptek




TERPOPULER :

TERKINI

Uni Papua FC Gandeng Soxna Soccer Academi Madrid

Selama berlangsungnya turnamen SOXNA akan melakukan t...

Berikut Metode Baru Mencari Atlet Terbaik

Pelatih panjat tebing dari Belgia, Verhouven akan berbagi...

Pasca Pembubaran PRIMA, Berikut Persiapan Pemerintah dan KONI

Peralihan fungsi Satlak Prima ke KONI Pusat yang terpenti...

Pilkada 2018, PPP Pilih Realistis

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak mau terlalu ambi...

Komisi III DPR: Biarkan Anjing Menggonggong, Khafilah Berlalu

Munculnya pro-kontra atas pembentukan Densus Tindak Pidan...

Skandal Kendaraan Nissan Kembali Terkuak

Bulan ini, produsen mobil tersebut terpaksa mengumumkan d...