Senin, 25/09/2017 05:48 WIB

Blokir Telegram, Ini Pernyataan Tegas Jokowi

Dikatakan Jokowi, dengan keputusan itu maka meminta masyarakat tak perlu cemas dengan pemblokiran Telegram.

Presiden Jokowi

Jakarta - Pemerintah ternyata sudah lama mengawasi layanan Telegram versi web. Konten itu dianggap dikaitkan terorisme, dan itulah yang menjadi alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan memblokir layanan aplikasi pesan instan tersebut.

"Pemerintah sudah mengamati lama. Dan negara mementingkan keamanan masyarakat," kata Jokowi saat menghadiri acara partai Nasional Demokrat, Jakarta, Minggu (16/7).

Jokowi mengatakan, banyak konten terorisme di aplikasi Telegram. "Ada ribuan (konten) dikategorikan akan mengganggu keamanan negeri dan masyarakat," ujar  Jokowi.

Dikatakan Jokowi, dengan keputusan itu maka meminta masyarakat tak perlu cemas dengan pemblokiran Telegram. Katanya lagi, masih banyak aplikasi lain yang dapat menggantikan fungsi Telegram.

Sejak pekan lalu, Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir layanan Telegram. Konten itu dipastikan radikal dan itulah yang menjadi alasan menutupnya. Namun untuk telegram versi mobile  masih bisa digunakan dengan bebas.

TAGS : Telegram Jokowi




TERPOPULER :

TERKINI

Dwayne "The Rock" Jadi Artis Terpopuler se-Jagat Medsos

Penghargaan ini merupakan kalkuasi data yang diperoleh da...

Kloop: Liverpool Bukan Penghibur

Anak asuh Jurgenn Kloop berhasil mengalahkan Leicester Ci...

Rumah Dinas Pemda Intan Jaya Dibakar Massa

Supri menginformasikan pihaknya juga telah berhasil menga...

Gelar Syukuran Ultah, Cak Imin Luncurkan Dua Buku Sekaligus

Dua buku terbaru karya cak Imin masing-masing berjudul "K...

Pebalap Spanyol Jadi Raja di Sirkuit Aragon

Pebalap Repsol Honda, Marquez tampil sebagai pemenang di ...