Sabtu, 22/07/2017 19:50 WIB

Blokir Telegram, Ini Pernyataan Tegas Jokowi

Dikatakan Jokowi, dengan keputusan itu maka meminta masyarakat tak perlu cemas dengan pemblokiran Telegram.

Presiden Jokowi

Jakarta - Pemerintah ternyata sudah lama mengawasi layanan Telegram versi web. Konten itu dianggap dikaitkan terorisme, dan itulah yang menjadi alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan memblokir layanan aplikasi pesan instan tersebut.

"Pemerintah sudah mengamati lama. Dan negara mementingkan keamanan masyarakat," kata Jokowi saat menghadiri acara partai Nasional Demokrat, Jakarta, Minggu (16/7).

Jokowi mengatakan, banyak konten terorisme di aplikasi Telegram. "Ada ribuan (konten) dikategorikan akan mengganggu keamanan negeri dan masyarakat," ujar  Jokowi.

Dikatakan Jokowi, dengan keputusan itu maka meminta masyarakat tak perlu cemas dengan pemblokiran Telegram. Katanya lagi, masih banyak aplikasi lain yang dapat menggantikan fungsi Telegram.

Sejak pekan lalu, Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir layanan Telegram. Konten itu dipastikan radikal dan itulah yang menjadi alasan menutupnya. Namun untuk telegram versi mobile  masih bisa digunakan dengan bebas.

TAGS : Telegram Jokowi




TERPOPULER :

TERKINI

Siap-Siap, Pemerintah Ubah Sistem Perkuliahan Pancasila Semester Ini

Pancasila sudah tidak lagi pas jika hanya sebatas dihafal...

Jokowi Jadi Presiden Pertama yang Membuka Kongres Pancasila

Kehadiran Jokowi dalam kegiatan kongres tahun ini merupak...

Konflik Timteng, Iran Siap Buka Dialog dengan Saudi

Teheran siap membuka dialog dengan Arab Saudi untuk menye...

Indonesia Kecam Kekerasan di Masjid Al-Aqsa

Pemerintah Indonesia menolak segala bentuk aksi kekerasan...