Jum'at, 24/11/2017 18:04 WIB

Microsoft Kurangi Ribuan Karyawan Mayoritas di Luar Amerika Serikat

Microsoft akan menjalani reorganisasi yang akan memengaruhi tim penjualan dan pemasaran karena perusahaan tersebut menggandakan bisnis cloudnya yang tumbuh cepat.

Logo Microsoft (Foto: Reuters)

Jakarta - Microsoft Corp (MSFT.O) berencana mengurangi ribuan karyawan mayoritas di luar Amerika Serikat. Hal itu beberkan dengan orang yang akrab dengan masalah tersebut kepada Reuters.

Reuters melaporkan pada Senin (2/7) bahwa Microsoft akan menjalani reorganisasi yang akan memengaruhi tim penjualan dan pemasaran karena perusahaan tersebut menggandakan bisnis cloudnya yang tumbuh cepat.

Perusahaan Redmond yang berbasis di Washington ini mempekerjakan sekitar 120.000 orang di seluruh dunia pada 31 Maret, dengan tim penjualan dan pemasaran menyumbang sekitar 19 persen dari jumlah tenaga kerja, menurut situs web perusahaan tersebut.

Microsoft telah mengabarkan kepada karyawan tentang pengurangan tersebut, kata sumber tersebut. Namun, di beberapa daerah, perusahaan berencana memberitahu karyawan bahwa pekerjaan mereka sedang dipertimbangkan, sumber tersebut menambahkan.

Sejak mengambil alih posisi sebagai chief executive pada tahun 2014, Satya Nadella mempertajam fokus perusahaan pada unit komputasi awan untuk melawan pelambatan berkepanjangan di pasar PC. 

TAGS : Ekonomi Teknologi Microsoft




TERPOPULER :