Selasa, 17/10/2017 08:59 WIB

Soal Presidential threshold, Pemerintah Diminta Patuhi Konstitusi

Pemerintah diminta untuk mematuhi konstitusi terkait Presidential threshold yang tetap ngotot sebesar 20 persen.

Wakil Ketua Pansus RUU Pemilu, Ahmad Riza Patria

Jakarta - Pemerintah diminta untuk mematuhi konstitusi terkait Presidential threshold yang tetap ngotot sebesar 20 persen. Hal itu sebagaimana putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pelaksanaan Pemilu 2019 digelar secara serentak.

Wakil Ketua Pansus RUU Pemilu Riza Patria mengatakan, isu krusial sebenarnya sudah mengerucut antara partai besar, partai menengah, dan partai kecil. Namun, besaran Presidential threshold yang hingga saat ini belum mencapai angka yang sama.

"Kami berharap pemerintah bisa memahami dan mengerti, sejauh yang kami tahu pemerintah justru patuh dan taat mendorong agar aturan mengikuti putusan MK," kata Riza, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (19/6).

Ia berharap, pemerintah bisa segera mengerti. Apa Lagi, Presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden merupakan domain Parpol.

"Di Undang-Undang juga sangat jelas bahwa yang dapat mengajukan paslon presiden maupun wapres itu parpol ataun gabungan parpol bukan pemerintah," tegasnya.

"Untuk itu agar pemerintah bisa memahami dan memberikan kesempatan yang luas kepada parpol untuk melaksanakan tugas konstitusinya mencalonkan presiden dan wakil presiden," demikian Riza.

TAGS : RUU Pemilu Pemilu 2019 Presidential Threshold Pemerintah




TERPOPULER :

TERKINI

Putri Duterte Tepis Tudingan yang Menyebut Ayahnya Paranoid

Kritikus yang menyebut Presiden Rodrigo Duterte "paranoid...

Zidane Sebut Tottenham Lawan Sulit

Pelatih Zinedine Zidane tak mau sesumbar bisa mengalahkan...

Alami Hasil Buruk, Conte Salahkan Jadwal Padat

Hazard, dkk saat ini sedang terpuruk di Liga Inggris deng...

Lionel Messi Nantikan Anak Ketiga

kedua pasangan yang menikah 30 juni 2017 lalu mengunggah ...

Korut Ajak Jangan Bergabung dengan AS

Jangan bergabung dengan Amerika Serikat dalam tindakan mi...

Trump akan Kunjungi Asia, Minta Dukungan Musuhi Korut?

Gedung Putih mengatakan Presiden Amerika Serikat Donald T...