Rabu, 18/10/2017 10:51 WIB

PDIP: KPK Begitu Bodoh dan Konyol

Alasan KPK melarang tersangka Miryam S Haryani untuk hadir dalam pemanggilan Pansus Angket KPK dinilai sebagai kebodohan.

Politikus PDIP, Masinton Pasaribu

Jakarta - Alasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melarang tersangka Miryam S Haryani untuk hadir dalam pemanggilan Pansus Angket KPK dinilai sebagai kebodohan.

Demikian disampaikan Anggota Pansus Hak Angket KPK dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu, dalam rapat Pansus Angket KPK, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (19/6)

Menurutnya, alasan yang disampaikan KPK tidak masuk akal dan di luar konteks pemanggilan. Salah satunya soal surat pemanggilan yang tidak ditandatangani oleh Ketua Pansus KPK.

"Inilah yang menurut saya sebagai alasan yang mengada-ada. Alasan yang disampaikan KPK ini begitu bodoh dan konyol sekali. Bagaimana lembaga negara tidak memahami konstitusi," kata Masinton.

Untuk itu, Ia meminta agar Pansus Angket KPK harus tegas sebagaimana yang diatur dalam UU MD3. Dimana, jika satu kali sampai dua kali tidak hadir dalam pemanggilan Pansus Angket KPK, maka bisa melakukan penjemputan paksa.

"Kita sebagai warga negara harus mengikuti konstitusi. Pansus ini jangan gentar mengikuti konstitusi yang berlaku," tegas Anggota Komisi III DPR itu.

TAGS : Angket KPK Pansus Angket KPK PDIP




TERPOPULER :

TERKINI

Liverpool Rayakan Kemenangan, Kloop: Memang Sulit Menghadapi Kami

Hasil tersebut membuat pelatih Juergenn Kloop memberikan ...

California Siapkan RUU Pemakaman Mayat Dicairkan

Adapun cara kerja aquamation yakni tubuh mayat dipanaskan...

Badai Matahari Diprediksi Hantam Bumi 100 Tahun Lagi

Dalam penelitian tersebut, Avi mengungkapkan semburan Mat...

Zidane Akui Pertahanan Kuat Spurs

Meski melakukan serangan bertubi-tubi, Ronaldo, dkk kesul...

Presiden Dorong Fakultas dan Prodi Sesuai Kebutuhan Zaman

metode pembelajaran harus diubah dan disesuaikan dengan k...

Begini Modus Baru Korut Rayu China

Hubungan Korea Utara dengan China, sekutu utamanya dan pe...