Selasa, 22/08/2017 12:17 WIB

PDIP: KPK Begitu Bodoh dan Konyol

Alasan KPK melarang tersangka Miryam S Haryani untuk hadir dalam pemanggilan Pansus Angket KPK dinilai sebagai kebodohan.

Politikus PDIP, Masinton Pasaribu

Jakarta - Alasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melarang tersangka Miryam S Haryani untuk hadir dalam pemanggilan Pansus Angket KPK dinilai sebagai kebodohan.

Demikian disampaikan Anggota Pansus Hak Angket KPK dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu, dalam rapat Pansus Angket KPK, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (19/6)

Menurutnya, alasan yang disampaikan KPK tidak masuk akal dan di luar konteks pemanggilan. Salah satunya soal surat pemanggilan yang tidak ditandatangani oleh Ketua Pansus KPK.

"Inilah yang menurut saya sebagai alasan yang mengada-ada. Alasan yang disampaikan KPK ini begitu bodoh dan konyol sekali. Bagaimana lembaga negara tidak memahami konstitusi," kata Masinton.

Untuk itu, Ia meminta agar Pansus Angket KPK harus tegas sebagaimana yang diatur dalam UU MD3. Dimana, jika satu kali sampai dua kali tidak hadir dalam pemanggilan Pansus Angket KPK, maka bisa melakukan penjemputan paksa.

"Kita sebagai warga negara harus mengikuti konstitusi. Pansus ini jangan gentar mengikuti konstitusi yang berlaku," tegas Anggota Komisi III DPR itu.

TAGS : Angket KPK Pansus Angket KPK PDIP




TERPOPULER :

TERKINI

Jokowi Dapat Gelar Pahlawan Utang Terbesar Indonesia

Presiden Jokowi dinilai layak untuk mendapat gelar sebaga...

Misteri Barang Sitaan, Pansus Angket KPK Minta BPK Audit

Barang sitaan atau rampasan dari para koruptor yang dilak...

Benarkah KPK Tak Lapor Hasil Sitaan dari Koruptor?

Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meng...

Kado Tak Terlupakan Exo Lay Buat NCT Dream

NCT Dream mengungkapkan bahwa EXO Lay memberi mereka hadi...

Pemerintah Ukrania Bongkar 1,320 Patung Lenin

Pemerintah Ukrania memindahkan sekitar 1,320 Patung Lenin...

Ini Alasan YG Tidak Berikan Dara Album Solo

Dalam sebuah episode terbaru All Broadcasting in the Worl...