Minggu, 25/06/2017 22:42 WIB

PDIP: KPK Begitu Bodoh dan Konyol

Alasan KPK melarang tersangka Miryam S Haryani untuk hadir dalam pemanggilan Pansus Angket KPK dinilai sebagai kebodohan.

Politikus PDIP, Masinton Pasaribu

Jakarta - Alasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melarang tersangka Miryam S Haryani untuk hadir dalam pemanggilan Pansus Angket KPK dinilai sebagai kebodohan.

Demikian disampaikan Anggota Pansus Hak Angket KPK dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu, dalam rapat Pansus Angket KPK, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (19/6)

Menurutnya, alasan yang disampaikan KPK tidak masuk akal dan di luar konteks pemanggilan. Salah satunya soal surat pemanggilan yang tidak ditandatangani oleh Ketua Pansus KPK.

"Inilah yang menurut saya sebagai alasan yang mengada-ada. Alasan yang disampaikan KPK ini begitu bodoh dan konyol sekali. Bagaimana lembaga negara tidak memahami konstitusi," kata Masinton.

Untuk itu, Ia meminta agar Pansus Angket KPK harus tegas sebagaimana yang diatur dalam UU MD3. Dimana, jika satu kali sampai dua kali tidak hadir dalam pemanggilan Pansus Angket KPK, maka bisa melakukan penjemputan paksa.

"Kita sebagai warga negara harus mengikuti konstitusi. Pansus ini jangan gentar mengikuti konstitusi yang berlaku," tegas Anggota Komisi III DPR itu.

TAGS : Angket KPK Pansus Angket KPK PDIP




TERPOPULER :

TERKINI

Kemenangan Rossi yang Sangat Penting

Ini adalah kemenangan pertama Rossi dari yang terakhir di...

Keinginan Ashanty Saat Libur Lebaran

Ashanty bersama keluarga berencana akan memanfaatkan hari...

Serunya Ramadan Bayram di Turki

Di Turki idul fitri seringnya dikenal dengan sebutan Rama...

Mengejutkan, Presiden Taiwan Ucapkan Idul Fitri dalam Bahasa Indonesia

Taiwan dalam setahun ini mendorong Kebijakan ke Arah Sela...

Tiga Film Lukman Sardi di Hari Ied

Tak menampik bahwa momen yang tak terduga ini membuat Luk...

Atasi Macet, Bandung-Tasik akan Dibangun Jalan Tol

Pemerintah berencana membangun jalan tol Bandung-Tasikmal...