Rabu, 16/08/2017 19:54 WIB

Kasus Novel Mandeg, Komnas HAM Diminta Bentuk TPF

Lambannya kepolisian menemukan dalang dan motif kasus tersebut disinyalir dapat menciptakan rasa takut di tengah-tengah masyarakat pegiat anti-korupsi.

Penyidik KPK, Novel Baswedan usai menjalani perawatan wajahnya karena disiram air keras oleh orang tak dikenal

Jakarta – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak aparat penegak hukum segera menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Basewedan. Bahkan Komnas HAM mengaku sudah beberapa kali diminta untuk membuat Tim Gabungan Pencari Fahta (TGPF) untuk mempercepat pengusutan kasus tersebut.

Komisioner Komnas HAM, Siane Indriani mengatakan lambannya kepolisian menemukan dalang dan motif kasus tersebut disinyalir dapat menciptakan rasa takut di tengah-tengah masyarakat pegiat anti-korupsi.

“Kasus Novel baswedan itu bukan kasus biasa. Kami mendesak agar kepolisian lebih pro aktif dan melibatkan berabagai pihak,” ungkap Siane Indriani di kantor Komnas HAM Jakarta, Selasa (23/5).

Sebagaimana ketentuan UUD 1945 pasal 28i ayat 4, menyatakan bahwa pemerintah harus bertanggung jawab dalam perlindungan HAM. Berdasarkan ketentuan tersebut, perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan hak asasi manusia merupakan tugas negara.

TAGS : KPK Komnas HAM Novel Baswedan




TERPOPULER :

TERKINI

Garap Video Terbaru BTS Big Hit Gandeng JYP dan SM Entertainment

BTS baru saja merilis teaser video mereka namun sudah ban...

Video Klip Ini Bikin Andien Teteskan Air Mata

Penyanyi Andien Aisyah sempat meneteskan air mata saat pe...

Doakan Jokowi Gemuk, Tifatul: Saya Amati Makin Kurus

Jokowi didoakan semakin gemuk sebab ia dinilai semak...

Agar Peserta Pelatihan BLK Dijamin Kerja, Ini caranya

Salah satu upaya menekan angka pengangguran, Kementerian ...