Minggu, 25/06/2017 22:40 WIB

Kasus Novel Mandeg, Komnas HAM Diminta Bentuk TPF

Lambannya kepolisian menemukan dalang dan motif kasus tersebut disinyalir dapat menciptakan rasa takut di tengah-tengah masyarakat pegiat anti-korupsi.

Penyidik KPK, Novel Baswedan usai menjalani perawatan wajahnya karena disiram air keras oleh orang tak dikenal

Jakarta – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak aparat penegak hukum segera menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Basewedan. Bahkan Komnas HAM mengaku sudah beberapa kali diminta untuk membuat Tim Gabungan Pencari Fahta (TGPF) untuk mempercepat pengusutan kasus tersebut.

Komisioner Komnas HAM, Siane Indriani mengatakan lambannya kepolisian menemukan dalang dan motif kasus tersebut disinyalir dapat menciptakan rasa takut di tengah-tengah masyarakat pegiat anti-korupsi.

“Kasus Novel baswedan itu bukan kasus biasa. Kami mendesak agar kepolisian lebih pro aktif dan melibatkan berabagai pihak,” ungkap Siane Indriani di kantor Komnas HAM Jakarta, Selasa (23/5).

Sebagaimana ketentuan UUD 1945 pasal 28i ayat 4, menyatakan bahwa pemerintah harus bertanggung jawab dalam perlindungan HAM. Berdasarkan ketentuan tersebut, perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan hak asasi manusia merupakan tugas negara.

TAGS : KPK Komnas HAM Novel Baswedan




TERPOPULER :

TERKINI

Kemenangan Rossi yang Sangat Penting

Ini adalah kemenangan pertama Rossi dari yang terakhir di...

Keinginan Ashanty Saat Libur Lebaran

Ashanty bersama keluarga berencana akan memanfaatkan hari...

Serunya Ramadan Bayram di Turki

Di Turki idul fitri seringnya dikenal dengan sebutan Rama...

Mengejutkan, Presiden Taiwan Ucapkan Idul Fitri dalam Bahasa Indonesia

Taiwan dalam setahun ini mendorong Kebijakan ke Arah Sela...

Tiga Film Lukman Sardi di Hari Ied

Tak menampik bahwa momen yang tak terduga ini membuat Luk...

Atasi Macet, Bandung-Tasik akan Dibangun Jalan Tol

Pemerintah berencana membangun jalan tol Bandung-Tasikmal...