Jum'at, 21/09/2018 08:47 WIB

Mendag Prioritaskan Importir yang Menjual Bawang Putih di Bawah Rp38.000

Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita akan meprioritaskan importir yang menurunkan harga komoditas bawang putih pada eceran Rp38.000.

Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita (Foto: Supi)

Jakarta - Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita akan meprioritaskan importir yang menurunkan harga komoditas bawang putih pada eceran Rp38.000. Hal itu disampaikan saat melukukan inspeksi mendadak (Sidak) komoditas bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur pada Jumat (12/5) sore.

Enggartiasto mengakui beberapa pekan terakhir harga komoditas bahan-bahan dapur khususnya bawang putih mengalami lonjakan harga. Bahkan beberapa pedagang yang ditemui Jurnas.com menjual Rp57.000 di pasar-pasar tradisional dan pasar induk di Jakarta.

Lonjakan harga, kata Enggartiasto terjadi karena tata niaga yang kurang teratur. Karena itu, ia  menekankan dua hal, yaitu, tidak akan memberikan izin impor begitu saja, tanpa ada rekomendasi dari Menteri Pertanian. Kemudian Permendag No.20 akan diberlukan untuk seluruh distributor, subditributor, agen bawang putih untuk mendaftarkan diri, gudang dan kesediaan stoknya tanpa dipungut biaya sepersen pun.

Dua ketentuan tersebut, kata Enggartiasto akan disosialisasikan. Jika kita menyepakati untuk tahap awal ini, maka tidak boleh ada harga yang lebih dari Rp38.000 di eceran.

Selain itu Mendag juga mendesak para importir agar melepas stoknya segera mungkin, sebab para importir yang melepas harga stoknya dengan harga murah hingga jatuh pada eceran Rp38.000 akan  diprioritaskan untuk impor. Tak hanya itu, Mendag juga meminta seluruh importir untuk menandatangani kesepakatan harga.

"Saya berterima kasih ada salah satu PT menurunkan tiga kontainer kepada bandar (Bu Haji) dengan harga Rp32.000, kemudia bu haji menjual ke pada grosir Rp34.000 kemudian dijual bervariasi Rp36.000 hingga Rp38.000, tapi saya masih kasih toleran karena sebagian masih menjual stok yang lalu," kata Mendag

Sampai pada akhir Mei ini sekitar 7672 ton yang akan digelontorkan di sejumlah pasar terutama Jakarta, Subaraya dan kota kota besar lainnya, dengan harga jual yang bervariasi dari Rp20.000, sementara bawang putih dari India kisaran Rp35.000.

Pada Juni akan masuk lagi dalam skala yang lebih besar untuk mengisi kebutuhan pasar menejang bulan puasa. "Bagi para importir yang memiliki stok bawang putih untuk segera melepasnya, karena segera, pasar akan dibanjiri bawang putih yang lebih murah," katanya

Selain itu ia akan terus memantau dilapangan untuk mengawasi para oknum yang ingin mamainkan harga. Enggartiasto mengaskan, jika menemukan upaya penimbunan bawang putih, maka Satgas pangan dan dari kepolisian RI akan menempu jalur hukum

 

TAGS : Komoditi Kementerian Pertanian kemendagri Bawang Putih




TERPOPULER :