Selasa, 20/11/2018 15:17 WIB

Polisi Cepat Tangkap Miryam, Apa Kabar Kasus Teror Novel Baswedan?

Polisi meminta publik untuk terus bersabar. 

Kondisi Novel Baswedan pasca penyerangan

Jakarta - Tak lebih dari satu minggu tim khusus yang dibentuk Kepolisian Republik Indonesia dapat menangkap tersangka pemberi keterangan tidak benar atau palsu untuk sidang kasus mega korupsi pengadaan e-KTP tahun anggaran 2011-2012, Miryam S Haryani. Bagaimana dengan pengungkapan kasus teror yang menerpa penyidik KPK, Novel Baswedan yang hingga kini belum berhasil diungkap polisi?.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Raden Prabowo Argo Yuwono memberikan penjelasan terkait hal tersebut. Menurut Agro, pihaknya masih terus bekerja. Argo hanya meminta publik untuk terus bersabar. "Kita sabar tunggu saja perkembangan bahwa penyidik bekerja sesuai tim dibentuk Kapolda," ungkap Agro dalam jumpa pers terkait penangkapan Miryam, di kantor KPK, Jakarta, Senin (5/1/2017).

Seperti diketahui, Novel Baswedan sebelumnya disiram air keras oleh orang tak dikenal dekat dengan kediamannya pada 11 April 2017 lalu. Miryam masuk daftar pencarian orang (DPO) pada 26 April 2017, dan berhasil diamankan di kawasan Kemang, Jaksel pada Senin dinihari.

Argo kembali mengatakan pihaknya terus mengusut kasus tersebut meski sampai saat ini kasus teror maupun pelaku masih misteri. Polisi, kata Argo, masih terus memintai keterangan dari para saksi dan ahli.

"Kita masih lakukan penyilidikan kita masih periksa dokter yang mengeluarkan visum baru kita terima dan nanti akan diperiksa korban. Kita sudah periksa 19 saksi kita akan pelajari dan analisa dengan saksi dan ahli serta barang bukti yang ada," terang Argo.

Novel sendiri hingga kini masih mendapatkan perawatan intensif di salah satu Rumah Sakit di Singapura. Novel bahkan belum lama ini sempat menyampaikan dan berharap kepada Polisi untuk mengungkap dan teror terhadap dirinya.

TAGS : KPK Novel Baswedan Pegawai KPK Polisi




TERPOPULER :