Jum'at, 24/03/2017 09:05 WIB

Ipar Jokowi Akui Pernah Temui Dirjen Pajak. Bahas Apa?

Arif membantah jika pertemuan tersebut membicarakan persoalan pajak PT EKP.

Arif Budi Sulistyo (kiri)

Jakarta - Saksi Arif Budi Sulistyo tak menampik pernah pernah melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi. Pertemuan dengan adik ipar Presiden Joko Widodo itu berlangsung sekitar September 2016 di kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Hal itu mengemuka saat Arif bersaksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap penghapusan pajak PT EK Prima Ekspor Indonesia dengan terdakwa Ramapaniker Rajamohanan Nair di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017).

Ihwal pertemuan itu diakui Arif setelah sebelumnya dicecar oleh jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, ia mengklaim tak mengingat persis mengenai rangkaian pertemuan yang juga turut dihadiri pengusaha Rudi Prijambodo itu.  "Tanggal 23 (September 2016) pagi saksi ke gedung Ditjen Pajak jam berapa?," tanya jaksa KPK kepada Arif.  "Tepatnya saya lupa pak," jawab Arif.

Arif pun membantah jika pertemuan tersebut membicarakan persoalan pajak PT EKP. Arif mengklaim pertemuan itu hanya membahas soal pengampunan pajak (tax amnesty). "Saya tanyakan pak Ken, apa saja (syarat) tax Amnesty, disarankan pak Ken, `ngapain ngurus di Jakarta, di Solo saja`," terang lelaki yang menengakan kemeja warna putih itu.

Meski demikian, Arif dalam kesaksiannya tak membantah mengaku kenal dengan Rajamohanan. Perkenalan itu lantaran sama-sama sebagai pengusaha di Solo. "Kenal (Rajamohanan) sebagai pengusaha sejak tahun 2008," terang Arif.

Ia pun menepis mengetahui masalah pajak yang tengah dihadapi oleh perusahaan PT EK Prima Ekspor Indonesia. Arif mengklaim baru mengetahu permasalahan itu setelah mendapat cerita langsung dari Mohanan.  "Tidak benar. Yang saya tahu Pak Mohan permasalahan tax amnesty. Saya baru tahu kemarin (masalah) PT EKP," imbuh Arif. "Waktu itu saya ketemu Pak Mohan, dia cerita sampai saat ini belum bisa tax amnesty karena dalan pengurusan dihambat," ditambahkannya.

Pun demikian, Arif mengaku tak mengetahui siapa yang menghambat soal tax amnesty itu. "Saya tidak tanya sedetail itu," tandas Arif.

Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi sebelumnya tak membantah pernah melakukan pertemuan dengan Arief yang merupakan adik ipar Presiden Joko Widodo. Pertemuan berlangsung di di kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sekitar September 2016.

"Saya kenal saat dia (Arif) ke ruangan saya. Dia bersama Rudi, saya bersama beberapa direktur," ungkap Ken saat bersaksi dalam sidang lanjutan terdakwa Country Director PT EK Prima Ekspor Indonesia, Ramanapicker Rajamohanan Nair di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (13/3/2017).

Ken tak menampik pertemuan itu atas permintaan Arif kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Khusus, Muhammad Haniv. Haniv selanjutnya menghubugi penyidik di Ditjen Pajak Handang Soekarno guna mengatur pertemuan. ‪"Pak Arif sama Pak Rudi bilang mau ketemu saya ke Pak Haniv," terang Ken.

‪Namun, Ken menampik jika pertemuan itu membicarakan persoalan pajak PT EKP. Ken mengklaim, Arief dalam pertemuan itu hanya membahas soal mekanisme pengajuan pengampunan pajak (tax amnesty). Ken mengklaim pertemuannya dengan Arief bukanlah pertemuan yang spesial. Sebab, klaim Ken, setiap orang dapat menemuinya untuk sekadar bertanya mengenai tax amnesty. 

TAGS : Pajak Ipar Jokowi Arif Budi Sulistyo




TERPOPULER :

TERKINI

Penderita Kanker Ini Terharu, Saat Beyonce Telepon Video

Penyakit yang dideranya, menjadi perhatian rekan sekolahn...

Kumpulan Lawyer Bentuk Tim Anti Kecurangan Pilkada

Tim yang beriai para lawyer secara khusus ini akan mengan...

Kata Fahri, KPK Preman Kampung

Meski disebut-sebut dalam kasus suap pajak, Wakil Ketua D...

Negara-Negara Ini Kibarkan Bendera Inggris Demi Tunjukkan Kepedulian

Selain itu, beberapa aksi kemanusiaan lain tengah dijalan...

Setya Novanto Panik Ditanya Kasus e-KTP

Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) mulai panik dan geram ke...

Temui Aksi, Anies Tak Klarifikasi Soal Over Budgeting

Anies dinilai tidak memberikan klarifikasi terkait over b...