Minggu, 28/05/2017 13:41 WIB

Tampil di Depan Publik, Obama Ogah Sebut Nama Trump

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama yang kali pertama tampil di depan publik, University of Chicago sejak meninggalkan Gedung Putih, tak menyebutkan nama penggantinya, Donald Trump

Barack Obama

Jakarta - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama yang kali pertama tampil di depan publik, University of Chicago sejak meninggalkan Gedung Putih, tak menyebutkan nama penggantinya, Donald Trump. Ia justru mendesak kaum muda terlibat dalam komunitas mereka pada saat perpecahan politik.

"Apa yang telah terjadi sejak saya pergi?" Canda mantan presiden Demokrat saat memoderatori sebuah acara di University of Chicago kota di mana Obama memulai karir politiknya dan rencanya akan dijadikan lokasi perpustakaan kepresidenannya.

Obama, yang pernah mengajar hukum konstitusional di sekolah tersebut, teringat pernah menjadi bagian penyelenggara komunitas muda di kota tersebut dan mengatakan kepada sebuah panel dari enam mahasiswa, bahwa ia  akan memutuskan untuk memfokuskan kepresidenannya untuk mendorong kaum muda untuk terlibat dengan komunitas mereka. 

"Hal terpenting yang bisa saya lakukan adalah membantu dengan cara apa pun mempersiapkan generasi kepemimpinan berikutnya untuk mengambil tongkat dan mengambil celah mereka sendiri saat mengubah dunia," katanya kepada beberapa ratus orang, dilansir Reuters

Obama sebagian besar tetap berada di luar pandangan publik sejak meninggalkan jabatan pada Januari, meskipun ada upaya oleh Trump dan Kongres yang dipimpin oleh Republik untuk membatalkan sebagian besar warisannya, termasuk  perawatan kesehatan dan lingkungan.

Trump, seorang Republikan, mengatakan bahwa dia "mewarisi kekacauan" dan menuduh Obama pada  Maret, tanpa memberikan bukti, untuk menyadap kampanye presiden 2016nya. Obama membantah tuduhan tersebut dan Direktur FBI James Comey mengatakan pada sebuah sidang kongres bahwa ia tidak melihat bukti untuk mendukung tuduhan tersebut.

Obama tidak ditanya tentang Trump oleh para siswa dan ia tidak mengajukan pertanyaan kepada wartawan. Obama mengatakan bahwa telah lama menjadi tujuannya untuk menjembatani perpecahan politik negara tersebut. Dan  ia mengakui sanga sulit dan sulit untuk menemukan kesamaan karena uang segalanya dala dunia politik."

"Kepentingan khusus mendominasi perdebatan di Washington dengan cara yang tidak sesuai dengan apa yang dirasakan sebagian besar orang Amerika," katanya.

Mantan presiden, bersama istrinya, Michelle, baru-baru ini mencapai kesepakatan memoar dua buku senilai $65juta, diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Berlin untuk bertemu dengan Kanselir Jerman Angela Merkel bulan depan.

TAGS : Barack Obama Donald Trump Amerika Serikat




TERPOPULER :

TERKINI

Buaya Dikasih Minum Bir, Pemuda Ini Diancam Hukuman

Dua pemuda ini diancam hukuman denda setelah memaksa buay...

Ini Beberapa Negara Paling Homophobic di Dunia

Homoseksualitas sepertinya masih menjadi pembahasan yang ...

Tutup Usia, Inilah Sederet Prestasi Gregg Allman

Gregg didiagnosis menderita hepatitis C tahun 1999 dan me...

Berita Heboh Pekan Ini, Dari Bom Hingga Suap BPK

Dalam sepekan ini, Indonesia sedang cukup riuh. Khususnya...

Dua Jet Tempur Inggris Pantau Pesawat Rusia

Dua Jet Typhoon dikerahkan dari RAF Lossiemouth pagi ini ...