Kamis, 29/06/2017 07:31 WIB

Arab Saudi Kembalikan Tunjangan PNS dan Militer

Raja Arab Saudi, Salman mengeluarkan keputusan kerajaan pada Sabtu (22/4) untuk mengembalikan uang saku keuangan bagi pegawai negeri sipil dan personil militer yang dipangkas sebagai langkah penghematan negara

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud (Foto: Tomohiro Ohsumi/Reuters)

Jakarta- Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud mengeluarkan keputusan kerajaan pada Sabtu (22/4) untuk mengembalikan uang saku keuangan bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan personil militer yang dipangkas sebagai langkah penghematan negara

"Perintah kerajaan mengembalikan semua tunjangan, tunjangan finansial, dan bonus kepada pegawai negeri dan staf militer," kata keputusan tersebut, disiarkan di TV Ekhbariya yang dikelola pemerintah, dilansir Reuters

Pada bulan September Arab Saudi memangkas gaji menteri sebesar 20 persen dan menurunkan tunjangan keuangan untuk karyawan sektor publik adalah salah satu langkah yang paling drastis bagi kerajaan yang kaya energi untuk menyimpan uang pada saat harga minyak rendah

Langkah tersebut pemotongan gaji pertama untuk pegawai pemerintah,  sekitar dua pertiga orang Saudi yang bekerja. Keputusan baru membatalkan perintah tersebut, setelah kerajaaan mendapat tanggapan atas penurunan tajam harga minyak, yang merupakanpendapatan pokok negara

Harga minyak merosot ke level terendah sekitar $28 atau sekitar Rp364.000 pada Januari lalu di tengah kemerosotan harga dua tahun. Sejak akhir 2016, bagaimanapun, harga telah pulih sebagian, dengan minyak mentah Brent LCOc1 sekarang diperdagangkan sekitar $52 atau sekitar Rp676.000 per barel dibandingkan dengan rata-rata tahun lalu $45 atau sekitar Rp585.000.

Menteri Of Negara Mohammed Alsheikh kata Wakil Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang menjabat sebagai ketua Dewan untuk urusan Ekonomi dan Pembangunan, merekomendasikan pengembalian tunjangan setelah kajian resmi dan kinerja anggaran yang lebih baik dari perkiraan pada kuartal pertama 2017

"Pemerintah telah melakukan peninjauan atas langkah-langkah yang diawali pada musim gugur sehubungan dengan tunjangan karyawan sektor publik. Sejumlah langkah penyesuaian fiskal diambil dalam dua tahun terakhir yang membawa pada peningkatan kuat dalam posisi fiskal pemerintah, "Kata Alsheikh.

Gubernur bank sentral mengatakan defisit perdagangan diperkirakan akan turun pada 2017, kemungkinan akan berlanjut ke surplus, sementara deputi menteri ekonomi mengatakan, kerajaan tersebut telah mengurangi defisitnya pada kuartal pertama tahun ini lebih dari setengah, sebagian karena kehati-hatian Pengelolaan belanja pemerintah.

"Kami percaya langkah ini akan mendorong sentimen positif karena permintaan domestik pulih seiring dengan peningkatan pendapatan pegawai pemerintah yang ditingkatkan," kata Alsheikh.

TAGS : Ekonomi Minyak Arab Saudi Raja Salman




TERPOPULER :

TERKINI

Mantan Member SISTAR Bora dan Big Star Feeldog Akui Jalin Hubungan

Mantan member SISTAR Bora dan Bigstar FeelDog dikonfirmas...

Sekolah Kpop Milik SM Entertainment Resmi Dibuka September Ini

Sekolah Internasional Kpop yang digawangi oleh SM Enterta...

Iran Akan Bertindak Terkait Kebijakan Amerika

Penduduk AS harus mengajukan visa turis sebelum bepergian...

Jim Mattis: Suriah Serius Tanggapi Ancaman AS

Tidak ada serangan  senjata kimiah sejak Gedung Puti...

Pedagang Asongan Banjiri Jalan TMR di Libur Lebaran

Puluhan penjual asongan jajalkan dagangangnya di wilayah ...

Tersangka Penyerangan Mapolda Sumut Dikirim ke Jakarta

Saksi lainnya yang sudah diperiksa dan hasilnya dianggap ...