Jum'at, 20/10/2017 02:44 WIB

Pasangan Ini Masuk Bui Karena Aniaya Bayi Sampai Mati

Awalnya untuk menghindari kejahatan itu, pasangan pecandu narkoba tersebut membuat drama di bus dengan seolah-olah panik menyaksikan anaknya tak bernafas dan meminta tolong

Jeffrey Wiltshire dan Rosalin Baker

London - Jeffrey Wiltshire dan Rosalin Baker, pasangan asal London Inggris dinyatakan bersalah melakukan penganiayaan terhadap bayinya hingga meninggal dunia. Dikabarkan balita 16 minggu itu menderita 40 tulang rusuk yang retak, pergelangan tangan yang rusak dan luka parah di bagian kepala akibat pemukulan oleh orang tuanya.

Dilansir pada Sky News, alih-alih membawanya ke rumah sakit, pengadilan Old Bailey mendengar pasangan tersebut, yang merupakan pecandu narkoba dan hidup dari tunjangan, membentuk rencana licik untuk menghindari perbuatan keji mereka dengan membuat sang anak jatuh sakit di bus.

Awalnya untuk menghindari kejahatan itu, pasangan pecandu narkoba tersebut membuat drama di bus dengan seolah-olah panik menyaksikan anaknya tak bernafas dan meminta tolong kepada orang lain untuk membantu menolong anaknya. Namun ia tak menduga bahwa orang-orang telah menyadari balita 16 minggu ternyata sudah meninggal dunia.

Selama perjalanan, Baker tiba-tiba meminta bantuan dari penumpang lain karena putrinya mengalami masalah kesehatan. Menemukan bayi tidak bernafas, mereka melakukan semua yang bisa mereka bantu, termasuk memberikan CPR-nya dan memanggil ambulans. Tapi setelah diperiksa ternyata anak itu telah meninggal sebelum dibawa ke bus.

Menyadari hal itu, orang-orang melaporkan keduanya ke polisi untuk bertanggung jawab akan hal itu. Tak lama berselang keduanya ditangkap polisi dan menjalani proses persidangan. Alhasil atas tindakan keji tersebut keduanya menerima hukuman penjara atas dakwaan penganiayaan dan pembunuhan anak.

TAGS : Pembunuhan Anak London Kasus Anak




TERPOPULER :

TERKINI

Uni Papua FC Gandeng Soxna Soccer Academi Madrid

Selama berlangsungnya turnamen SOXNA akan melakukan t...

Berikut Metode Baru Mencari Atlet Terbaik

Pelatih panjat tebing dari Belgia, Verhouven akan berbagi...

Pasca Pembubaran PRIMA, Berikut Persiapan Pemerintah dan KONI

Peralihan fungsi Satlak Prima ke KONI Pusat yang terpenti...

Pilkada 2018, PPP Pilih Realistis

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak mau terlalu ambi...

Komisi III DPR: Biarkan Anjing Menggonggong, Khafilah Berlalu

Munculnya pro-kontra atas pembentukan Densus Tindak Pidan...

Skandal Kendaraan Nissan Kembali Terkuak

Bulan ini, produsen mobil tersebut terpaksa mengumumkan d...