Jum'at, 20/10/2017 02:49 WIB

Golkar Memanas Hingga Pecat-Memecat

Idrus berdalih pemecatan Kahar untuk efektifitas kerja Partai Golkar

golkar

Jakarta - Suasana di internal Golkar panas dengan polemik baru. Publik dikejutkan dengan adanya pemecatan kader Golkar Kahar Muzakir sebagai Ketua Fraksi di DPR.

Pemecatan tersebut cukup mengejutkan mengingat Kahar merupakan sosok yang selama ini dikenal sebagai loyalis Ketua DPP Golkar dan Ketua DPR Setya Novanto.

Pelengseran Kahar dari ketua fraksi merupakan peristiwa pemecatan pertama semenjak Golkar merapikan struktur partai dan fraksi di DPR.

Sekjen DPP Golkar Idrus Marham mengatakan alasan pemecatan terhadap Kahar atas dasar efektifitas kinerja partai.

"Dalam rangka menjaga efetifitas kinerja. Sama kayak ketika jadi Sekjend, saya mundur dari DPR. Tahun 2011 awal mundur untuk efetifitas," ujar Idrus di geduung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/4/2017).

Idrus melanjutkan Golkar membutuhkan penyegaran pengurus dalam rangka menghadapi Pilkada 2018 dan Pilpres 2019. Idrus juga membuka kemungkinan bagi pihaknya melakukan rotasi kepengurusan selain memecat Kahar.

"Pilkada 2018 dan pemilu 2019 udah didepan mata," jelasnya.

Idrus belm bisa memastikan siapa gerangan pengganti Kahar. Menurutnya, keputusan tersebut menjadi prerogatif Ketua Umum DPP Golkar. "Itu nanti Ketum," ucapnya.

TAGS : DPP Golkar Idrus Marham Kahar Muzakir




TERPOPULER :

TERKINI

Uni Papua FC Gandeng Soxna Soccer Academi Madrid

Selama berlangsungnya turnamen SOXNA akan melakukan t...

Berikut Metode Baru Mencari Atlet Terbaik

Pelatih panjat tebing dari Belgia, Verhouven akan berbagi...

Pasca Pembubaran PRIMA, Berikut Persiapan Pemerintah dan KONI

Peralihan fungsi Satlak Prima ke KONI Pusat yang terpenti...

Pilkada 2018, PPP Pilih Realistis

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak mau terlalu ambi...

Komisi III DPR: Biarkan Anjing Menggonggong, Khafilah Berlalu

Munculnya pro-kontra atas pembentukan Densus Tindak Pidan...

Skandal Kendaraan Nissan Kembali Terkuak

Bulan ini, produsen mobil tersebut terpaksa mengumumkan d...