Minggu, 22/09/2019 13:28 WIB

Aset BUMN Tahun 2016 Capai Rp6.325 Triliun

Kondisi perekonomian indonesia yang semakin membaik mulai kuartal kedua 2016, berdampak pada meningkatnya pendapatan BUMN sebesar 6% dibandingkan tahun 2015

Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Jakarta - Kinerja BUMN pada tahun 2016 menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan meski berada dalam situasi perlamabatan ekonomi secara global.

Menteri BUMN Rini Soemarno jelaskan, capaian yang diraih BUMN sepanjang 2016, termasuk naiknya aset yang dimiliki perusahaan pelat merah ini.

“Total aset BUMN pada tahun 2016 mencapai Rp 6.325 triliun, mengalami peningkatan sebesar 9,8% dibandingkan tahun 2015," kata Rini di acara Exexcutive Leadership Program, Rabu (25/1/2017).

Kenaikan aset ini antara lain dipengaruhi oleh meningkatnya investasi BUMN yang salah satunya dibiayai dengan tambahan Penyertaan Modal negara (PMN).

Menurut Rini, kondisi perekonomian indonesia yang semakin membaik mulai kuartal kedua 2016, berdampak pada meningkatnya pendapatan BUMN sebesar 6% dibandingkan tahun 2015.

Begitu pula Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation And Amortization (EBITDA) dan Laba Bersih yang mengalami peningkatan masing – masing sebesar 11% dan 10%.

Rini juga menjelaskan, selain pendapatan BUMN yang meningkat pada tahun 2016, total kerugian BUMN pada tahun 2016 turun sangat signifikan dari Rp. 11 triliun menjadi Rp 6 triliun dengan jumlah BUMN rugi dari 21 menjadi 15 BUMN.

“Dengan kinerja BUMN yang semakin membaik tersebut, saya berharap ELP ini dapat dijadikan ajang untuk semakin memacu kinerja BUMN menjadi perusahaan kelas dunia,” tuturnya.

ELP merupakan forum kepemimpinan yang diselenggarakan untuk menciptakan human capital BUMN yang berkarakter kuat, bersih dan mengedepankan nurani. ELP ini diharapkan dapat menghasilkan sumber daya manusia BUMN dengan kepemimpinan yang visioner, professional dan memiliki wawasan kebangsaan. Pemimpin di BUMN tidak hanya harus memiliki intuisi bisnis yang tajam, tetapi juga pro kerakyatan, serta berwawasan global

ELP terdiri atas 3 rangkaian, yakni batch 1 pada 2-4 Maret, batch 2 pada 9-11 Maret, serta batch 3 pada 16-18 Maret mendatang. Metode ELP akan memadukan seminar, diskusi dan perkuliahan di kelas.

Selama pelaksanaan program, peserta akan mendapatkan silabus mengenai inspirational leadersip, business acumen, values, serta global and national insight. Selain itu, pelaksanaan ELP akan dipadukan dengan konsep 4R, yakni olah Raga, olah Rasio, olah Rasa dan olah Ruh.

TAGS : Ekonomi Aset BUMN Rini Soemarno




TERPOPULER :